KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA





Pencemaran udara di Indonesia merupakan masalah yang cukup
serius terutama yang dirasakan di kota-kota besar, hal tersebut ditandai dengan
menurunnya kualitas udara ke tingkat yang cukup memprihatinkan dimana telah
membawa dampak gangguan kesehatan maupun kenyamanan terhadap manusia disamping
terjadinya kerusakan terhadap kehidupan flora dan fauna maupun kerusakan benda
lainnya. Terutama bagi kesehatan manusia, maka dampak yang terjadi adalah menurunnya
fungsi paru-paru, meningkatnya penyakit pernapasan, dampak karsinogen, iritasi
mata serta berbagai penyakit lainnya. Jakarta menetapkan ISPA sebagai gangguan
kesehatan yang tertinggi yang dirasakan di Jakarta. Menurunnya kualitas udara
tersebut ditandai dengan adanya berbagai polutan udara seperti CO, NOx,
SOx, HC
dan partikulat yang melampaui baku mutu ambien yang ditetapkan
melalui peraturan untuk Indonesia.

Menyadari hal tersebut maka kiranya perlu segera menggalang kebersamaan sesama
warga kota untuk menggunakan kendaraan bermotor secara efektif dan efisien (bagi
pemilik kendaraan bermotor); membangun kesadaran dan komitmen untuk berorientasi
menggunakan transportasi tidak bermotor seperti jalan kaki, sepeda dll; membangun
komitmen untuk menggunakan kendaraan umum dan mensosialisasikan disiplin bagi
para pengguna dan awak kendaraan umum. Upaya ini dimaksudkan solusi untuk menurunkan
tingkat pencemaran udara akibat dari kendaran bermotor. Untuk itu, MEB
bekerja sama dengan Gaikindo, Kementerian Lingkungan Hidup, Dishub DKI
Jakarta, KPBB, Pelangi, Walhi Jakarta, Infotrans, Koral, Kerabat WWF Indonesia

bermaksud menyelenggarakan Hari tanpa Kendaraan Bermotor (Car Free day)
pada tanggal 21 september 2003 di Jakarta.
Kegiatan Hari Tanpa Kendaraan
Bermotor ini akan dilaksanakan dengan menutup seluruh ruas (seluruh jalur) jalan
Sudirman dan sebagian Jalan MH Thamrin (dari Dukuh Atas hingga perempatan Sarinah),
terhitung mulai pukul 05.00 – 14.00 Wib. Namun demikian,
bus umum tetap diizinkan melewati jalur tersebut. Hari tanpa Kendaraan Bermotor
diselenggarakan untuk memberi kesempatan bagi warga kota Jakarta menikmati jalan
sebagai tempat bersosialisasi yang bebas polusi, aman dan nyaman.

Upaya menggalang kebersamaan ini tidak saja ditujukan bagi
sesama warga kota tetapi juga bagi para industriawan dan para pengusaha untuk
mengambil peluang agar memiliki citra sebagai perusahaan atau lembaga yang terdepan
dalam aktivitas sosial yaitu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan
hidup khususnya memerangi pencemaran udara.

Informasi Lebih Lanjut:
Asisten Deputi Urusan Emisi Kendaraan (Asdep 1/V)
Telp/Fax: (021) 859 – 11207