KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 (Catatan dari COP9 Basel Convention, 23-27 Juni 2008 di Nusa Dua Bali)

 

Ketika menyampaikan pembelaan di depan pengadilan kolonial Belkanda, Bung Karno telah memaparkan ciri-ciri penjajahan model baru yang ia sebut sebagai neokolonialisme-imperialisme. Menurut Bung Karno, ciri-ciri dari praktek neokolonialisme-imperialisme itu antar lain, penjajahan menjadikan tanah jajahan sebagai sumber bahan baku bagi industrinya, menjadikan rakyat jajahan sebagai sumber tenaga kerja yang murah, dan menjadikan tanah jajahan sebagai tempat penanaman modal, serta pasar bagi produk industri kapitalismenya. Dengan demikian, kata Bung Karno, penjajahan tidak lagi dengan pola pendudukan secara langsung sebagaimana terjadi di masa lampau.

 

Meski pidato yang kemudian dikenal dengan judul “Indonesia Menggugat