Aksi Masyarakat Untuk Penyelamatan Sungai Ciliwung

Jakarta, 5 Maret 2013 – Hari ini Kementerian Lingkungan Hidup RI menyelenggarakan Aksi Masyarakat Untuk Penyelamatan Sungai Ciliwung sebagai upaya terpadu penyelamatan Sungai Ciliwung bertempat di Komunitas DAS Ciliwung MAT PECI (Masyarakat Peduli Ciliwung), Cawang, Jakarta Timur. Kegiatan ini diisi dengan penanaman pohon, pameran dan talkshow “Solusi Penyelamatan Sungai Ciliwung” yang menghadirkan narasumber Menteri Lingkungan [...]

5 Mar 2013 08:53 WIB

Jakarta, 5 Maret 2013 – Hari ini Kementerian Lingkungan Hidup RI menyelenggarakan Aksi Masyarakat Untuk Penyelamatan Sungai Ciliwung sebagai upaya terpadu penyelamatan Sungai Ciliwung bertempat di Komunitas DAS Ciliwung MAT PECI (Masyarakat Peduli Ciliwung), Cawang, Jakarta Timur. Kegiatan ini diisi dengan penanaman pohon, pameran dan talkshowSolusi Penyelamatan Sungai Ciliwung” yang menghadirkan narasumber Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya MBA, Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dan Ibu Erna Witoelar (Ketua Gerakan Ciliwung Bersih). Selain itu, turut hadir para pemangku kepentingan termasuk masyarakat, komunitas DAS dan 7 organisasi perempuan. Acara ini juga menjadi bagian dari serangkaian kegiatan Hari Peduli Sampah 2013 yang diperingati setiap tanggal 21 Februari.

Sungai Ciliwung merupakan salah satu dari tiga belas sungai prioritas nasional 2010-2014.  Berdasarkan data kerusakan ekosistem sungai pada 13 sungai prioritas tersebut umumnya telah mengalami penurunan tutupan hutan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) dan kualitas air sungai dengan status mutu tercemar ringan sampai berat. Sungai Ciliwung merupakan ekosistem sungai yang mengalami tekanan beban pencemaran yang tinggi dibanding  sungai-sungai lain di Pulau Jawa. Data menunjukkan penurunan kualitas air sungai terbesar diakibatkan dari air limbah domestik yakni sekitar 80%. Sisanya berasal dari usaha skala kecil (peternakan dan pertanian) dan kegiatan industri. Disamping air limbah domestik, sampah juga diyakini menurunkan kualitas air sungai karena jumlahnya cukup banyak.

Dalam sambutannya, MenLH mengatakan, “Penurunan kualitas Sungai Ciliwung sudah memprihatinkan dan kita harus segera bergerak serta bertindak cepat. Upaya penyelamatan Sungai Ciliwung harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan, baik oleh pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, maupun masyarakat, para penggiat lingkungan”, ucap MenLH.

Sungai Ciliwung melintasi berbagai kegiatan macam bentuk kegiatan manusia mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, pemukiman padat penduduk, pariwisata, perkebunan hingga berbagai macam industri. Berbagai aktivitas tersebut selain menyebabkan penurunan mutu lingkungan juga menyebabkan kerusakan lingkungan Sungai Ciliwung seperti meningkatnya lahan kritis dengan erosi tanah yang tinggi, fluktuasi debit yang tinggi antara musim kemarau dan penghujan. Sehingga semakin sering terjadi banjir di DKI Jakarta dan ini menandakan DAS Ciliwung semakin tidak sehat dengan perbedaan debit air musim kemarau dan musim penghujan lebih dari 300 kali lipat. Semua air hujan yang ada menjadi air permukaan dan tidak lagi ada kesempatan untuk meresap ke tanah.

Upaya pemulihan kualitas lingkungan Sungai Ciliwung dengan mengedepankan peran masyarakat telah dilakukan oleh berbagai pihak. Sebagai contoh, Kementerian Lingkungan Hidup bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kehutanan, Pertanian telah melakukan berbagai kegiatan percontohan pemulihan kualitas lingkungan DAS Ciliwung secara terpadu dengan meletakkan kualitas air sungai sebagai pemersatu kegiatan antar sektor dan daerah.  Namun, upaya pemulihan kualitas lingkungan tersebut belum sebanding dengan kondisi lingkungan Sungai Ciliwung yang semakin rusak dan tercemar mulai dari hulu hingga hilir. Penghentian kerusakan lingkungan maupun pencemaran Sungai Ciliwung harus lebih ditingkatkan lagi dengan memobilisasi segenap potensi sumber daya yang dimiliki.

Kesadaran akan lahir apabila mempunyai impian bersama yang ingin diwujudkan. Dalam kesempatan ini, MenLH bersama MenPU, Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Gerakan Ciliwung Bersih mengajak semua pemangku kepentingan dan lapisan masyarakat untuk mewujudkan Sungai Ciliwung yang bersih. Selain itu, sejalan dengan peringatan Hari Peduli Sampah tahun ini, saatnya kita memilah dan mengolah sampah untuk mewujudkan Indonesia Bersih.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:
*) Ir. Ilyas Asaad, MP, MH, Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup, Tlp/Fax: 8580087, email: humas@menlh.go.id

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor