KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) menyatakan Hari Cinta Puspa dan Satwa (HCPSN) 2009 akan diperingati serentak di seluruh daerah dan para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.

Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Gusti Muhammad Hatta dalam jumpa pers di Kantor KLH di Jakarta, Jumat, mengatakan peringatan puncak HCPSN 2009 akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 November 2009.

Gusti mengatakan dengan HCPSN, Indonesia berusaha menjaga keanekaragaman hayati yang terkaya di dunia sebagai satu modal utama pembangunan.

Pada peringatan puncak HCPSN 2009, Presiden Yudhoyono akan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan bidang lingkungan hidup, penyerahan penghargaan "Raksaniyata" dari program Menuju Indonesia Hijau (MIH), dan penandatanganan Sampul Hari Pertama prangko seri puspa dan satwa.

Sekretaris MenLH, Arif Yuwono mengatakan ada delapan orang nominator penerima Tanda Kehormatan Satyalencana, akan tetapi nama nominator belum bisa dipublikasikan.

Arif mengatakan penghargan Satyalencana tersebut merupakan penghargaan dari Presiden RI terhadap orang per orang penerima Kalpataru selama lima tahun berturut-turut.

Sedangkan Deputi Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup KLH, Masnellyarti Hilman mengatakan ada sebelas kabupaten yang dinominasikan mendapat penghargaan konservasi dan perlindungan lingkungan hidup "Raksaniyata".

Akan tetapi karena masih dalam nominasi, Masnellyarti yang akrab dipanggil Nelly mengatakan pihaknya belum dapat menyebutkan kesebelas kabupaten tersebut.

Penghargaan Raksaniyata merupakan penghargaan dari program Menuju Indonesia Hijau (MIH) yang merupakan instrumen pengawasan terhadap pelaksanaan penaatan di bidang konservasi sumber daya alam dan pengendalian kerusakan lingkungan bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

Sementara Ketua Panitia HCPSN 2009, Aulia Esti mengatakan ada berbagi kegiatan yang dilakukan misalnya workshop dan pelepasan burung langka CUrik Bali oleh APCB (Asosiasi Pelestari Curik Bali) dan Departemen Kehutanan, Lomba Foto Satwa Nasional 2009 yang digelar oleh Taman Safari Indonesia, Pekan Flora Fauna Nasional yang diadakan Yayasan Kehati.

Selain itu juga ada kegiatan penanaman pohon, pembuatan lubang biopori, pemilahan sampah dan pembautan transplant karang.

Aulia mengatakn HCPSN 2009 bertema "Lindungi Puspa dan Satwa Nasional sebagai Cermin Peradaban Bangsa".

Sedangkan Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat KLH, Henry Bastaman mengatakan masyarakat dari berbagai elemen semakin bergairah untuk memperingati HCPSN terbukti dari makin banyaknya sekolah-sekolah dan bahkan universitas yang mengadakan kegiatn dalam rangka HCPSN. (*)

Sumber:
RSS-Antara News