KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Madiun (ANTARA News) – Hutan di lereng Gunung Wilis, terlihat terbakar, Kamis malam, kata Wakil Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu dan sekitarnya, Mamun Mulyadi.
 
Ia mengatakan, untuk sementara wilayah hutan yang terbakar masih masuk area KPH Kediri. Namun, pihak KPH Lawu dan sekitarnya sudah berjaga-jaga guna mencegah api meluas.

"Kami sudah berjaga-jaga sejak Kamis sore guna mengantisipasi api meluas ke wilayah KPH Lawu. Pasalnya, wilayah yang terbakar sangat berdekatan," ujarnya dihubungi.

Ia mengungkapkan, sejumlah polisi hutan diturunkan lengkap dengan peralatan "jet shooter" di sekitar titik api. Sedikitnya 18 polisi hutan telah berada di lokasi saat ini.

Selain polisi hutan, kata Mamun, pihaknya juga dibantu oleh sedikitnya 15 warga masyarakat daerah Kare, Kabupaten Madiun untuk membantu jika api meluas ke daerah Lawu.

"Petugas juga membuat ilaran agar api tidak merambat ke KPH Lawu, DS yang masuk ke wilayah Kabupaten Madiun," katanya.

Mamun dan warga berharap api tidak merambat ke wilayahnya. Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan KPH Kediri.

"Kami menyatakan siaga satu. Hingga malam ini petugas masih berjaga-jaga guna mengatisipasi api meluas," katanya.(*)

Sumber:
Antara – Lingkungan