KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Satu untuk semua, Asma, batuk, perut kembung, demam tinggi, luka atau borok, sakit kepala, epilepsi dan sariawan cukup diobati dengan rebusan daun jinten saja. Demikian hasil penelitian dua mahasiswa farmasi Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Dwi Hatuti dan Woro Supadmi. Menurut peneliti ini, air rebusan daun jinten (coleus amboinicus lour) berkhasiat sebagai analgesik, dan dapat digunakan untuk mengobati rasa nyeri berbagai penyakit, karena mengandung minyak atisiri (0,043 persen) dan senyawa flavonoid. Untuk menentukan daya analgesiknya kedua mahasiswa ini menggunakan tikus. Sedang metode yang digunakan yaitu uji geliat dengan rangsang kimia sebagai pembangkit rasa nyeri.

Caranya menurut mereka mula-mula diinjeksi cairan intraperitonetal dengan senyawa yang dapat menimbulkan respons. Kemudian diamati melalui lompatan dan kontraksi otot perut yang disertai tarikan kaki ke belakang. Dengan uji coba itu, ternyata terbukti bahwa untuk setiap peningkatan dosis jinten, frekuensi geliat tikus semakin berkurang. Dengan kata lain, semakin banyak dosis infus diberikan semakin meningkat pula efek analgesiknya.