KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia, dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional, dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global.

Dengan pola pembangunan terpusat dan tidak merata yang dilaksanakan selama ini ternyata hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi serta tidak diimbangi dengan keadaan daya dukung lingkungan hidup, untuk meningkatkan kesehjateraan rakyat serta memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja, melalui penataan ruang nasional sebagai dasar bagi perencanaan pembangunan.

Padahal kita tahu bahwa pengelolaan sumber daya alam, secara konstitusional, telah memiliki acuan yang jelas. Merupakan kewajiban bagi siapapun yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, untuk selalu mendasarkan perbuatannya secara benar.

Sebagai akibat dari mengabaikan masalah lingkungan berarti akan mengakibatkan penurunan produktivitas dan kualitas lingkungan khususnya kualitas lingkungan perairan laut, pesisir dan hilangnya sumber daya alam yang berharga dan rusaknya pulau-pulau yang dianggap strategis dan vital.

Hilang atau punahnya habitat yang dapat memutuskan mata rantai ekologi memiliki akibat berantai dan berpengaruh besar pada eksistensi sumber daya lainnya, termasuk manusia. Pada saat ini sumber daya alam kelautan dan pesisir sedang mengalami proses kehancuran, hilangnya mata rantai ekosistem dengan akibat multidimensi. Pada gilirannya akan mengakibatkan berbagai macam persoalan sosial dan kemasyarakatan serta ketahanan persatuan bangsa.

Maka kita harus mewujudkan lingkungan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil yang bersih dan lestari, serta berdayaguna untuk masyarakat dan berkelanjutan melalui pengendalian (pencegahan, penanggulangan dan pemulihan) ekosistem lingkungan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil.

Kita juga harus mendukung program yang sudah dan akan dilaksanakan seperti pengelolaan dan pengendalian kerusakan dan pencemaran ekosistem pesisir, laut dan pulau-pulau kecil dengan melalui program-program aksi yaitu Program Pantai Lestari yang telah dicanangkan sejak tahun 1996 dengan kegiatannya pada sub-program Pantai Wisata, Bandar Indah, Teman Lestari dan Coremap merupakan program kelanjutan yang sekarang masih tetap dilaksanakan.

Program lain yaitu pengendalian pencemaran minyak di perairan Nasional (Indonesia) dan Regional dengan melalui kegiatan-kegiatan dan koordinasi antar intansi terkait serta melakukan aksi-aksi yang terpadu a.l: ASEAN OSRAP (Regional), GEF/ UNDP/IMO Regional Program for Pollution Prevention and Management in the East Asian Seas, MREP (Nasional) dll.

Program lain yang tidak kalah pentingnya yaitu pengembangan Tata Laksana Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Pesisir dan Laut dengan kegiatannya melalui penyusunan, penyempurnaan dan sosialisasi peraturan yang ada.