KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung, 27 Juli 2004 – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui Program BANK POHON berupaya merehabilitasi lahan kritis di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Melalui donasi PT. Kaltim Prima Coal (PT. KPC), akan ditanam 22.000 pohon alpukat, kopi dan suren yang meliputi lahan seluas 55 ha di Banjaran Wetan, Kab. Bandung. Keseluruhan kegiatan rehabilitasi lahan kritis yang menggunakan dana sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) ini akan terbagi dalam tiga tahap dimana kegiatan penanamannya akan dilaksanakan pada awal musim hujan.

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Nabiel Makarim MPA, MSM, hadir di Desa Banjar Wetan, Kab. Bandung tanggal 27 Juli 2004 dalam acara Initial Planting yang menandakan akan direhabilitasinya daerah tersebut. Pada pertemuan ini, Bupati Bandung, H. Obar Sobarna, SIP bersama-sama masyarakat setempat menanam bibit-bibit pohon di lahan kritis penduduk. Pada acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang penduduk setempat, hadir pula Desi Ratnasari, artis dan pemerhati lingkungan. Dengan diselingi bahasa Sunda, Desi menceritakan pengalaman tentang hilangnya sumber mata air di kebun miliknya akibat penggundulan hutan di daerah hulu, serta sulitnya mempertahankan tempat kelahirannya untuk tetap asri. Pada kesempatan ini, disampaikan pula Pesan Lingkungan Desi untuk menanam pohon dan menjaga kelestarian alam, yang disambut meriah oleh warga yang hadir.

Lahan kritis di Kabupaten Bandung sudah pada tingkat yang menghawatirkan akibat konversi lahan menjadi perkebunan dan pemukiman masyarakat. Pelaksanaan Bank Pohon di Desa Banjaran Wetan ini menerapkan pola yang berbeda dengan beberapa lokasi Bank Pohon sebelumnya. Pada Desa ini, partisipasi penuh masyarakat sudah dilaksanakan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pemulihan lahan kritis. Hal ini diharapkan akan menjadi model yang dapat ditiru oleh desa-desa lainnya. DS. Yogantara, pimpinan kelompok Warga Peduli Lingkungan Bojong Wetan, Kab. Bandung, menjadi motor penggerak masyarakat dalam melaksanakan kegiatan Program Bank Pohon hasil donasi PT. KPC yang dipimpin oleh Presiden Direkturnya, Ari Hudaya.

Program Bank Pohon KLH merupakan gerakan penghijauan untuk rehabilitasi lahan kritis melalui kemitraan antara swasta (donatur), pemerintah serta masyarakat (akseptor). Sebagai pengelola Bank Pohon, KLH menjembatani kepedulian pihak swasta dengan menyalurkan donasinya ke lokasi-lokasi lahan kritis berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat setempat. Bank Pohon KLH diharapkan dapat mendukung kegiatan penghijauan di Indonesia sehingga terkoordinasi dengan baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini sudah terdaftar sekitar 11 perusahaan atau organisasi yang siap mengalokasikan dananya untuk disalurkan ke lahan kritis di Pulau Jawa, Madura atau Bali dengan total dana sekitar Rp. 800 juta.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Bank Pohon KLH, silakan menghubungi:
Ir. Tuti Hendrawati, MPPM
Asisten Deputi Bidang Urusan Masyarakat Perkotaan, KLH
Tel : (021) 8591 1211, Fax : (021) 858 0087
Email : thm@menlh.go.id