KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA




Jakarta, 29 Desember 2003 – Kementerian Lingkungan Hidup melalui Asisten<br /> Deputi Urusan Limbah Domestik Deputi Bidang Pengendal

class=SpellE>Bantuan style='font-size:11.0pt;'> Bank Dunia Untuk
Pengelolaan class=SpellE>Sampah di Indonesia
class=SpellE>Pengomposan style='font-size:11.0pt;'> Sebagai Alternatif
Pengelolaan class=SpellE>Sampah Perkotaan

Siaran
Pers:

Jakarta, 29 Desember 2003 – Kementerian
Lingkungan class=SpellE>Hidup
melalui Asisten
Deputi Urusan class=SpellE>Limbah Domestik class=SpellE>Deputi Bidang Pengendalian
Dampak Lingkungan class=SpellE>Sumber Non Institusi class=SpellE>bekerjasama dengan Bank class=SpellE>Dunia hari ini
mengadakan acara class=SpellE>Peluncuran Program Pemberian class=SpellE>Subsidi Kompos.

class=GramE>Pengelolaan class=GramE> class=SpellE>sampah di kota-kota
besar pada class=SpellE>saat ini telah
menimbulkan persoalan
class=SpellE>lingkungan yang memerlukan class=SpellE>penanganan segera. style='font-size:11.0pt;'>  Jumlah class=GramE> sampah yang dihasilkan
menunjukkan peningkatan
yang cukup nyata class=SpellE>sementara pengelolaan class=SpellE>sampah yang diterapkan class=SpellE>belum memperlihatkan class=SpellE>perbaikan yang berarti
Bila class=SpellE>memperhatikan komposisi class=SpellE>sampah di negara
kita, maka class=SpellE>materi organik class=SpellE>mempunyai jumlah class=SpellE>sekitar 70-80% dari total class=SpellE>sampah dibandingkan class=SpellE>dengan materi non class=SpellE>organiknya.

class=GramE>Pengomposan class=GramE> class=SpellE>adalah salah satu
alternatif dalam class=SpellE>pengelolaan sampah class=SpellE>perkotaan di class=GramE>Indonesia class=GramE> class=SpellE>terutama bila melihat
potensi materi class=SpellE>organik yang dimiliki. style='font-size:11.0pt;'>  Untuk class=GramE> meningkatkan upaya
pengomposan, Bank Dunia
class=SpellE>telah memberikan class=SpellE>hibah dalam bentuk
subsidi produksi class=SpellE>kompos.

class=GramE>Hibah class=GramE> class=SpellE>ini diberikan dengan
tujuan untuk class=SpellE>mendukung peningkatan class=SpellE>produksi kompos yang class=SpellE>telah ada dan
membantu pengembangan class=SpellE>produksi dan pemasaran
secara berkelanjutan class=SpellE>di DKI Jakarta, class=SpellE>Propinsi Banten class=SpellE>dan Propinsi Jawa
Barat.  class=SpellE>Dukungan class=SpellE>ini adalah untuk
mengurangi terjadinya gas
class=SpellE>rumah kaca, mengurangi
penggunaan pupuk class=SpellE>kimia, mengurangi class=SpellE>erosi tanah dan
menjamin sistem class=SpellE>pertanian berkelanjutan
Disamping class=SpellE>itu, subsidi kompos
ini juga class=SpellE>dimaksudkan untuk class=SpellE>mendorong peran class=SpellE>pengusaha dan masyarakat
dalam mengatasi class=SpellE>masalah pengelolaan class=SpellE>sampah sehingga class=SpellE>dapat mengurangi class=SpellE>pencemaran udara, air class=SpellE>dan tanah.

style='font-size:11.0pt;'>The Global Environment Facility (GEF) telah
menyetujui hibah sebesar
US$ 10 class=SpellE>juta
melalui The Western Java Environmental
Management Project (WJEMP) untuk class=SpellE>digunakan sebagai class=SpellE>subsidi kepada class=SpellE>para produsen kompos
yang memenuhi persyaratan
yang telah ditetapkan. style='font-size:11.0pt;'>  Target dari class=SpellE>bantuan subsidi class=SpellE>ini adalah produsen
kompos yang menggunakan
class=SpellE>bahan class=GramE>baku style='font-size:11.0pt;'> sampah dari
wilayah class=SpellE>perkotaan yang berada class=SpellE>di Propinsi DKI Jakarta, Banten
dan Jawa class=SpellE>Barat.  class=SpellE>Dalam tahun 2004 class=SpellE>diharapkan sebanyak 60.000 ton class=SpellE>kompos dapat dihasilkan
di Jawa bagian
barat dengan class=SpellE>demikian pengembangan class=SpellE>produksi kompos class=SpellE>secara kontinyu class=SpellE>dapat terpenuhi.

class=GramE>Seluruh produsen
kompos yang masuk class=SpellE>dalam
program ini class=SpellE>harus memiliki class=SpellE>fasilitas pengomposan class=SpellE>dan memproduksi class=SpellE>kompos sesuai dengan
kriteria yang telah class=SpellE>ditetapkan.  class=SpellE>Untuk class=SpellE>menjalankan program ini class=SpellE>dibentuk Tim Teknis class=SpellE>Kompos Nasional yang class=SpellE>keanggotaannya terdiri class=SpellE>dari wakil-wakil class=SpellE>instansi terkait class=SpellE>yakni Depdagri, class=SpellE>Depkeu, Bappenas, BPPT, class=SpellE>Deptan, Depkimpraswil, KLH, LSM
class=SpellE>dan Perguruan Tinggi
Ketua class=SpellE>tim teknis
mempunyai tugas class=SpellE>untuk menilai kelayakan
produsen yang dapat class=SpellE>menerima subsidi class=SpellE>dengan melakukan class=SpellE>verifikasi secara class=SpellE>langsung di lapangan
untuk memastikan class=SpellE>kebenaran informasi yang class=SpellE>telah diterima class=SpellE>dan melakukan pemantauan
terhadap kompos yang class=SpellE>diproduksi.

Produsen
yang dapat mengajukan class=SpellE>subsidi dibagi class=SpellE>ke dalam tiga
kategori yaitu class=SpellE>produsen kecil, class=SpellE>sedang dan besar
dengan kapasitas class=SpellE>produksi per hari class=SpellE>masing-masing adalah 1-1,9 ton,
2-4,9 ton, dan lebih class=SpellE>dari 5 ton per hariSedangkan
class=SpellE>subsidi akan
diberikan adalah class=SpellE>Rp 350; Rp 300; class=SpellE>Rp 200 untuk produsen
kecil, sedang class=SpellE>dan besar

Untuk
informasi lebih class=SpellE>lanjut mengenai Program class=SpellE>Pemberian Subsidi class=SpellE>Kompos, silahkan class=SpellE>menghubungi:

Drs.
Heru Waluyo, M.Com

Asisten
Deputi Urusan class=SpellE>Limbah Domestik

Deputi
Bidang
Pengendalian class=SpellE>Dampak

Lingkungan class=SpellE>Sumber Non Institusi

Kementerian 
Lingkungan class=SpellE>Hidup

T/F: (021) 851 4771

Ir.
Mustikarini Indrijatiningrum

class=SpellE>Pimpro Pengembangan class=SpellE>Kerjasama Multilateral Bilateral

Kantor
Kementerian Lingkungan
class=SpellE>Hidup

T/F. (021) 858 0110

style='font-size:9.0pt;color:black;'>Kementerian Lingkungan Hidup membuka pintu
seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki saran dan masukan dalam rangka
kontrol masyarakat terhadap kinerja pemerintah khususnya Kementerian Lingkungan
Hidup yang dapat disalurkan melalui email
style='color:black;'>adu@menlh.go.id lang=DE style='font-size:9.0pt;color:black;
'> atau melalui PO BOX 7777 Jakarta Timur.