KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA


bedah_teknis_teknologi.jpgKegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan telah dilaksanakan pada tanggal 20 September 2006, Pukul 13.00- 15.30 Wib di Kantor Kementerian Lingkungan Lingkungan. Peserta bedah teknis diikuti oleh Pakar, Instansi terkait (BPPT, Lipi, Lemigas, ESDM, dst), LSM, Perguruan Tinggi, wakil dari beberapa Asdep di lingkungan KLH dan Industri di bidang Perminyakan. 

Semakin meningkatnya prakarsa dari penyedia teknologi untuk menawarkan teknologi yang di klaim lebih ramah lingkungan serta meningkatnya kebutuhan pengguna teknologi mengenai informasi tentang kinerja teknologi dari aspek lingkungan maka Kementerian Negara Lingkungan Hidup berupaya untuk memfasilitasi pemahaman pengguna teknologi lingkungan bagi masyarakat luas terhadap berbagai swa deklarasi penyedia teknologi lingkungan berupa klaim kinerja teknologi lingkungan pada beberapa teknologi lingkungan yang beredar di Indonesia.

Pokok-pokok kriteria bedah teknis intinya adalah mengadopsi pokok-pokok panduan ISO 14021 Tahun 1999 mengenai panduan swa-deklarasi klaim aspek lingkungan (Environmental Labels and Declaration-Self-Declarated Environmental Claims (Type II Environmental Labelling). Pembuat klaim harus bertanggung jawab atas ketepatan klaimnya. Metodologi harus fleksibel.  

Kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan merupakan salah satu kegiatan yang dapat diikuti oleh semua penyedia teknologi yang sudah yakin bahwa kinerja produk teknologi sudah memenuhi persyaratan dari aspek lingkungan dan telah memenuhi persyaratan Standart Operating Procedure Bedah Teknis Klaim Kinerja Teknologi. Adapun teknologi yang dapat diusulkan untuk dapat dilakukan bedah teknis secara ilmiah harus meliputi: (i) teknologi yang fungsi utamanya untuk perlindungan lingkungan termasuk mencegah atau mengurangi dampak negatif ke lingkungan dari proses/kegiatan/produk/jasa tertentu, (ii) teknologi yang fungsi utamanya untuk keperluan selain perlindungan lingkungan namun mempunyai aspek lingkungan penting. 

Kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan bukan merupakan ajang promosi produk suatu teknologi, melainkan kegiatan ini merupakan kajian aspek teknis ilmiah terhadap klaim yang diajukan oleh penyedia teknologi lingkungan tersebut. 

Bentuk pembahasan dari aspek teknis ilmiah yang dilakukan oleh para pakar yang terkait dalam kajian jenis teknologinya.

Pada pembahasan teknologi ini diharapkan: (i) meminimisasi terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan melalui penerapan teknologi lingkungan yang berkinerja baik, (ii) mendorong pengguna teknologi untuk memilih teknologi yang lebih ramah lingkungan berdasarkan klaim kinerja teknologi lingkungan yang dapat dipertanggunjawabkan, (iii) meningkatkan image/citra yang baik bagi penyedia teknologi lingkungan melalui  ketepatan klaim teknologi lingkungan dan dapat dipertanggung jawabkan, dan (iv) meningkatkan daya saing pasar penyedia teknologi lingkungan. 

Persyaratan penyedia jasa yang akan mengikuti kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi, meliputi: (i) termasuk kategori teknologi lingkungan (teknologi pencegahan, pengelolaan dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan), (ii) merupakan teknologi yang berwawasan lingkungan, (iii) merupakan teknologi terapan yang telah diaplikasikan/diujicobakan penerapannya, (iv) mempunyai klaim kinerja teknologi dengan data-data pendukung, (v) bersedia melakukan diskusi secara teknis ilmiah dengan para pakar teknologi dan para perangkat kepentingan, dan (vi) tidak menjadikan kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan sebagai ajang promosi perusahaan dan pemasaran teknologi. 

Teknis Pelaksanaan: (i) panitia bedah teknis klaim kinerja teknologi akan memilih teknologi dengan fungsi/manfaat yang sama dari beberapa teknologi yang telah mendaftar, (ii) mengundang para pakar sebagai pembahas dalam kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan paling sedikit 2 orang dari kepakaran spesifikasi teknologi terkait, (iii) melakukan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan dengan cara melakukan pemaparan dari 2-3 perusa
haan teknologi sejenis dalam satu forum bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan, (iv) m
elakukan diskusi ilmiah dengan peserta kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan secara aktif, (v) membuat dokumentasi selama kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan, dan (vi) membuat surat pernyataan kepada penyedia teknologi perihal keikutsertaan suatu teknologi dalam kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan beserta lampiran hasil dokumentasi.
 

Setelah mengikuti kegiatan bedah teknis ini peserta akan mendapatkan Surat pernyataan telah mengikuti bedah teknis klaim kinerja teknologi lingkungan beserta lampiran dokumentasi hasil pelaksanaannya. 

Kegiatan bedah teknis akan terus dilakukan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup c.q. Asdep Urusan Standarisasi, Teknologi dan Produksi Bersih, Deputi VII KLH. Dimana sebelumnya pada Pekan Lingkungan Hidup telah dilakukan pula kegiatan bedah teknis terhadap produk yang dinyatakan oleh produsennya sebagai produk yang ramah lingkungan. Untuk selanjutnya, kegiatan bedah teknis tersebut akan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pihak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). 

Sumber :

Asdep Urusan Standarisasi, Teknologi dan Produksi Bersih

Kementerian Negara Lingkungan Hidup