KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 29 Juli 2010 Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan kegiatan bedah teknis klaim kinerja teknologi incenerator untuk Rumah Sakit. Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan memberikan edukasi bagi berbagai pihak pengguna teknologi insinerator limbah rumah sakit dan memberikan masukan bagi para pihak pengembang teknologi insinerator untuk terus berinovasi untuk mengembangkan insinerator yang ramah lingkungan. Kegiatan bedah teknis diselenggarakan di Hotel Ambhara, Jakarta. 

Seperti diketahui bersama, bahwa kegiatan dari rumah sakit menghasilkan limbah medis dan Non medis. Limbah medis terdiri dari limbah infeksius, limbah kimia/farmasi dan limbah radio aktif. Karena bersifat infeksius, maka limbah medis berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 1999 jo PP 85 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) masuk katagori limbah B3. Sehingga pengelolaannya haruslah berdasarkan peraturan tersebut.

Selengkapnya dapat di akses melalui

Bedah Teknis Klaim Kinerja Teknologi Incenerator untuk Rumah Sakit