KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

>> KINERJA <<
Oleh: Anjar Fahmiarto
Persoalan lingkungan yang mengemuka saat ini, khususnya pemanasan global (global warming), membuat banyak pihak sadar dan peduli, Berbagai kegiatanpun dilakukan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi kalangan dunia usaha kegiatan ini termasuk dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bindang lingkungan.

PT. Lippo Cikarang Tbk misalnya, mewujudkan kepdulian terhadap lingkungan melalui program mini nursery (kebun bibit). Kegiatan ini bekerja sama dengan enam sekolah yang ada di dalam kawasan kota mandiri Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa barat. Keenam sekolah tersebut adalah Sekolah Pelita harapan, Sekolah Karya Iman, SKN_angio, Sekolah Tunas Bangsa, Sekolah Internasional Islamic Boarding School dan SD Negeri 06 Sukaresmi.

Manajer Humas Lippo Cikarang, Ria Sormin mengatakan, Saat ini Program mini nursery sudah memasuki tahap ketiga yaitu memindahkan pohon dari kebun bibit di sekolah ke lahan tanam yang lebih luas. Pada tahap awal program dimulai yaitu Desember  2009, siswa diajak menyemai biji tanaman di green house (rumah tanam) yang dibangun dan berlomba di sekolah-sekolah. Mayoritas tanaman yang ditanam adalah jenis pelindung atau keras seperti jati, mahoni, sangon, trambesi dan flamboyan.

Pada tahap pertama tersebut siswa juga diajarkan cara mengatur komposisi campuran media tanam agar biji tanaman berhasil tumbuh dengan baik. Tiga bulan setelah masa penyemaian, siswa kemudian memindahkan tanaman muda ke polybags (kantong tanam). “Pada tahap ini setiap siswa diminta mengamati proses tumbuh kembang minimal satu tanaman yang ditanam dan dirawat sendiri,” ujarnya kepada wartawan, pekan lalu.

Saat ini, lanjut Ria, program mini nursery memasuki tahap ketiga yaitu memindahkan tanaman dari kebun bibit di kesekolah ke lahan tanam di tepi atau lereng danau Vassa Lake. “Tanaman ini akan dipindahkan secara simbolis ke lubang tanam yang disiapkan. Siswa dapat menyaksikan proses ini langsung di lapangan,” katanya.

Chief Executive Officer PT. Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, menambahkan, melalui program ini pihaknya ingin mendidik siswa menjalani serangkaian proses penyelamatan lingkungan. Banyaknya pohon yang tumbuh akan memberikan banyak manfaat. Antara lain mengurangi udara panas dan memberikan kesejukan bagi lingkungan. “Dengan semakin banyak pohon yang ditanam maka akan menghasilkan lebih banyak udara bersih dan oksigen bagi paru-paru kita. Sehingga hidup kita lebih sehat” jelasnya.

Program mini nursery, tutur Meow, adalah salah satu bentuk kepedulian Lippo Cikarang terhadap lingkungan. Dengan program ini pihaknya mengajak siswa terlibat langsung dalam menghijaukan lingkungan. “Pengalaman membangun nursery untuk mengakomodir seluruh kebutuhan pohon di seluruh kawasan merupakan salah satu faktor yang turut menyukseskan program mini nursery. Sejak 2009, Lippo Cikarang sudah berhasil menanam libma ribu pohon setiap tahunnya,” papar Meow.

Sumber:
Republika
Senin, 16 Agustus 2010
hal. 19
Editorial