KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

HUTAN 1038 KM AKAN DIBABAT
Berdalih membuka isolasi dan mengembangkan daerah perbatasan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana membangun koridor jalan sepanjang kawasan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia kurang lebih 1.038 kilometer. Sebagai kompensasi bagi investor yang membangun jalan, maka hutan alam selebar lima kilometer di kiri dan kanan jalan boleh dibabat untuk perkebunan sawit atau hutan tanaman industri.Menurut Wakil Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh pembangunan jalan bertujuan untuk mengembangkan kawasan perbatasan yang selama ini terbelakang dan terisolasi. Selain itu, kawasan perbatasan akan dijadikan halaman depan atau beranda negara berhadapan dengan negara tetangga…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. 24

BANJIR HANTAM MALANG SELATAN RATUSAN RUMAH RUSAK DAN SATU KORBAN TEWAS
Banjir dan tanah longsor melanda empat kecamatan di Kabupaten Malang wilayah selatan dini hari kemarin. Ratusan rumah, sebuah sekolah dan tempat peribadatan rusak, sedangkan sejumlah jembatan putus. Jalan poros desa tertimbun tanah. Banjir juga menewaskan seorang warga dan melukai seseorang yang terseret arus sungai…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. A12

MENHUT DAN KEPALA POLRI SAJA YANG BISA CEGAH HASIL TEBANGAN DIBIARKAN JADI KAYU TEMUAN PEMKAB MUNA
Kegiatan penebangan liar kayu jati di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, hingga saat ini masih terus berlangsung dan tampaknya hanya Menteri Kehutanan dan Kepala Polri saja yang bisa menghentikan praktik penebangan liar ini.Menurut Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Sultra H Lambatu, ada dua kelompok pelaku penebangan liar kayu jati muna. Kelompok pertama adalah pemegang izin IPKTM (izin pemanfaatan kayu tanaman masyarakat). Kelompok ini menebang kayu di luar lokasi izin yang diberikan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. 24

JALAN TIKUS PEMBALAK LIAR DIHANCURKAN
Departemen Kehutanan akan menghancurkan jalan tikus di daerah perbatasan dengan Malaysia di Kalimantan yang sering digunakan sebagai jalur pembalakan liar dan perdagangan kayu ilegal Jalan Serawak itu akan kami hancurkan setelah ada hasil peninjauan Menteri Kehutanan hari ini……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. A10

PENYIDIK SIPIL AKAN DIAKTIFKAN : PERLU UU PENDUKUNG
Kementerian Lingkungan Hidup akan mengaktifkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) guna menanggapi maraknya kasus-kasus perusakan lingkungan hidup. Saat ini, pihak KLH sedang menyusun kembali aturan-aturan yang berkait dengan hal tersebut. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengenai PPNS ini, Kementerian Lingkungan Hidup sedang mengadakan perubahan terhadap undang-undang terkai. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmad Witoelar di sela peluncuran buku Status Lingkungan Hidup Indonesia Tahun 2004, sampai saat ini, di samping minimnya jumlah PPNS yang menangani kasus-kasus lingkungan, mereka tidak memiliki izin memeriksa……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. 24

MEMBERANTAS PENAMBANG LIAR DENGAN KEMITRAAN
Di tengah mencuatnya isu penambangan tanpa izin (illegal mining), Pemkab Tanah Bumbu memiliki cara mengatasi masalah tersebut. Yaitu dengan melakukan pola kemitraan pertambangan yang saling menguntungkan…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 OKTOBER 2005, HAL. 21

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Lingkungan Hidup