KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

(ANTARA News) – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua melalui dinas kehutanan dan perkebunan setempat berhasil melakukan rehabilitasi lahan kritis seluas 6.630 hektare.

Data dinas kehutanan yang diperoleh ANTARA, Selasa, menunjukan secara keseluruhan luas hutan di Kabupaten Biak Numfor tersebar pada 19 distrik mencapai 221.269,72 hektare.

Sebelumnya, Bupati Biak Numfor, Yusuf Melianus Maryen mengatakan, kegiatan rehabilitasi lahan kritis yang dijalankan Pemkab melalui kegiatan program penghijauan pada pekarangan rumah penduduk hingga lahan yang berada di ambang kritis.

“Secara keseluruhan capaian kinerja indikator rehabilitasi hutan dan lahan kritis dilakukan Pemkab Biak mencapai 2,996 persen,” ungkap Bupati Biak Yusuf Melianus Maryen.

Ia mengatakan, ditinjau dari indikator kerusakan hutan mencapai 42.600 hektare dengan luas kawasan hutan secara keseluruhan mencapai 221.269,72 hektare maka capaian kinerja dari indikator kerusakan hutan sebesar 19,25 persen.

Bupati Maryen mengatakan, dinas kehutanan dan perkebunan dalam tugas dan fungsinya melakukan pengelolaan komoditi hutan (kayu dan non kayu) serta pengelolaan tanaman komoditi perkebunan.

Dari sekian banyak komoditi yang dikelola di Biak, menurut Bupati Maryen, ada beberapa merupakan komoditi unggulan daerah diantaranya komoditi hutan, komoditi kayu terdiri merbau dan matoa.

Sedangkan komoditi non kayu, lanjutnya, berupa gaharu,lebah madu serta komoditi perkebunan seperti kelapa, pinang dan tanaman kakao. (M039/K004)

Sumber:
antaranews.com
Selasa, 14 September 2010 06:53 WIB
http://www.antaranews.com/berita/1284421989/biak-rehabilitasi-lahan-kritis-seluas-6630-hektare