KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Perilaku masyarakat terhadap lingkungan sesungguhnya tidak terlepas dari tingkat pengetahuan dan sikap tentang berbagai hal yang berkaitan dengan lingkungan. Pengetahuan adalah dasar bagi pembentukan keyakinan. Keyakinan tersebut pada tahap berikutnya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan sikap dan perilaku, termasuk dalam hal perilaku masyarakat terhadap lingkungan.

Pada sisi yang lain, komunikasi lingkungan sebagai wahana untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai lingkungan harus direncanakan dengan baik agar berfungsi efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi terciptanya perilaku masyarakat yang kondusif terhadap lingkungan., Perecanaan komunikasi lingkungan yang baik akan mampu membangun kesepahaman masyarakat terhadap permasalahan lingkungan serta alternatif solusi yang bisa diupayakan secara bersama melalui perilaku dan tindakan masyarakat sendiri.

Proses perencanaan dan perancangan komunikasi lingkungan menjadi sangat strategis dan bermanfaat dalam memetakan setiap permasalahan lingkungan dan pemangku kepentingannya, serta memberikan arah yang jelas dalam menyusun strategi komunikasi lingkungan yang efektif bagi terciptanya perubahan perilaku yang positif untuk mendukung perwujudan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Kegiatan perancangan komunikasi lingkungan membutuhkan kompetensi soft dan hard dalam perencanaan, dan juga membutuhkan wawasan komunikasi lingkungan yang komprehensif. Oleh karenanya para pejabat yang terkait dengan fungsi perencanaan komunikasi lingkungan sudah seharusnya memiliki kompetensi tersebut dan sekaligus memiliki wawasan komunikasi lingkungan yang komprehensif.

Untuk memunculkan para perencana komunikasi lingkungan di daerah, Asisten Deputi Komunikasi Lingkungan, Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, melaksanakan kegiatan Bimbingan teknis perancangan komunikasi lingkungan yang diperuntukaan bagi pejabat dan staf PPE dan Badan Lingkungan Hidup Daerah. Tujuan dilaksanakannya bimbingan teknis ini untuk memberikan pemahaman konsep dan model perencanaan komunikasi lingkungan yang komprehensif dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menyusun perencanaan komunikasi lingkungan hidup yang efektif.

Pelaksanaan bimbingan teknis telah dilakukan dua kali, yaitu: 1) seluruh BLHD di wilayah Jawa yang dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 25-27 Maret 2013; 2) seluruh BLHD di wilayah Sulawesi dan papua yang dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 6-8 Mei 2013. Peserta bimbingan teknis diberikan pelatihan mengenai perancangan komunikasi lingkungan yang disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan lingkungan yang esensial di daerahnya (isu lokal). Selain itu, peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan program-program kampanye dan publikasi yang dilakukan selama ini, kemudian mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk merancang program-program kampanye dan publikasi yang efektif dan tepat sasaran.

Diharapkan, melalui bimbingan teknis ini, pemangku kepentingan dapat mengimplementasikan perancangan komunikasi di daerahnya, agar rencana program komunikasi lingkungan dapat menyentuh berbagai permasalahan lingkungan,  mendorong partisipasi publik pengelolaan lingkungan hidup.

Informasi lebih lanjut:
Asisten Deputi Urusan Komunikasi Lingkungan
Deputi VI MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Telp: (021) 8517184, 8517148 ext.220