KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Asisten Deputi Kajian Lingkungan Internasional telah menerbitkan booklet mengenai Konvensi Rotterdam tentang Prosedur Penyetujuan yang Diinformasikan Dini untuk Bahan Kimia dan Pestisida Berbahaya Tertentu dalam Perdagangan Internasional dan Konvensi Stockholm tentang Bahan-bahan Pencemar organic yang Persisten.

Indonesia telah menandatangani Konvensi Rotterdam dan Konvensi Stockholm sebagai ungkapan bentuk kesadaran terhadap risiko berbahaya yang mungkin akan timbul dari penggunaan dan perdagangan bahan kimia bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup, baik nasional maupun global.

Tindak lanjut yang perlu dilakukan agar ke dua Konvensi dapat diimplementasikan dalam kebijakan nasional adalah ratifikasi Konvensi Stockholm dan Konvensi Rotterdam ke dalam bentuk produk hukum sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku di Indonesia. Apabila ke dua Konvensi ini telah diratifikasi maka akan mengikat Negara untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya baik di tingkat Pusat maupun Daerah. Kewajiban dapat dilaksanakan dengan baik bila daerah dapat merespon kepentingan dan konsekuensi dari perjanjian lingkungan internasional tersebut.

Dalam rangka pengesahan Konvensi Stockholm tersebut, Pemerintah Indonesia wajib melakukan proses tahapan ratifikasi. Proses tersebut antara lain melakukan penerjemahan teks Konvensi dan sosialisasi materi Konvensi. Booklet ke dua konvensi ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi, dengan harapan para pemangku kepentingan (stakeholder) dapat mengetahui dan memahami ke dua Konvensi tersebut, sehingga memperoleh informasi yang memadai untuk memotivasi Pemerintah Daerah dan Pusat dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan komitmen global Pemerintah Indonesia.

Booklet Konvensi Rotterdam memuat: isi Konvensi, Kepentingan dan Manfaat Mengesahkan, Pelaksanaan Konvensi, dan Lembaga Pelaksana Konvensi. Sedangkan Konvensi Stockholm memuat: Mengenali POPs, Isi Konvensi, Konvensi Stockholm di Indonesia, dan Pelaksanaan Konvensi Stockholm.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Inar Ichsana Ishak, SH, LLM
Asisten Deputi Urusan Kajian Lingkungan Internasional
Kementeri Lingkungan Hidup
Jl. DI Panjaitan Kav 24 Kebon Nanas
Jakarta 13410
Telp/Fax: 021-85909533