KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perdesaan, Tradisional dan Adat, Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat bekerja sama dengan Komunitas Peduli Lingkungan Mahardika Purbalingga dan Pemda Kabupaten Purbalingga, pada tanggal 14 Desember 2004 mengadakan Gerakan Penanaman Pohon dan Pengkaderan Lingkungan Hidup di Desa Serang, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah, serta Diskusi interaktif Suluh Rembuk Lembah Banyu di Pendopo Dipokusumo Purbalingga pada tanggal 15 Desember 2004. Rangkaian kegiatan ini dilakukan dalam rangka peningkatan kepedulian dan peran aktif masyarakat pedesaan dalam pelestarian lingkungan hidup, sehingga diharapkan dapat tumbuh tuntutan (demand) dari masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta timbul inisiatif lokal untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di daerahnya.

Gerakan Penanaman Pohon dan Pengkaderan Lingkungan Hidup diikuti oleh Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat KLH, Bupati Purbalingga beserta seluruh jajaran Muspida Purbalingga, Dinas Pemda terkait, DPRD Purbalingga, dan masyarakat pedesaan Kecamatan Karangreja. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Purbalingga dan dalam sambutannya mengatakan bahwa, pelestarian lingkungan hidup merupakan tugas kita bersama terutama dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya air yang saat ini potensinya terus menurun. Pohon yang ditanam sebaiknya pohon yang mampu menjaga kelestarian sumber daya air dan merupakan pohon produktif seperti sukun, durian, nangka dan lain-lain. Melalui gerakan penanaman pohon yang melibatkan peran aktif masyarakat diharapkan kelestarian sumber daya air di Kabupaten Purbalingga dapat terjaga. Dalam sambutannya harapan Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat KLH, Ir. Arie D.D. Djoekardi,MA dari kegiatan ini akan dapat dilahirkan kader-kader lingkungan hidup pedesaan yang berdedikasi tinggi di bidang lingkungan hidup dan perlindungan sumber daya alam serta berkemampuan mengajak/mendorong/ meningkatkan peran aktif masyarakat pedesaan di daerahnya untuk melakukan tindakan-tindakan perlindungan lingkungan hidup, dan eksistensi kader lingkungan hidup ini diharapkan akan berpengaruh sangat kuat pada masyarakat pedesaan lainnya dalam pengubahan pola pikir, perilaku dan tingkahnya terhadap pengelolaan lingkungan hidup.

Output/keluaran dari rangkaian kegiatan ini adalah terbentuknya 70 kader individu petani peduli lingkungan, terbentuknya 10 kader kelompok petani peduli lingkungan hidup dan itertanamnya 5000 pohon pada lahan kritis pedesaan seluas 5 hektar.

Purbalingga, 15 Desember 2004
Informasi Lebih Lanjut:
Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perdesaan, Tradisional dan Adat
Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup
E-mail : kalpataru@menlh.go.id
Telp : (021) 8520392