KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Beberapa bulan yang lalu telah diberitakan adanya TV rekondisi dari Cina yang masuk ke Indonesia. TV rekondisi dapat ditemukan kawasan pasar glodok. 

Dari hasil laporan telah disita 5000 PCB tidak sah (illegal) yang digunakan untuk produksi TV rekondisi. Lebih lanjut diberitakan adanya produksi komputer rekondisi menggunakan CPU dan monitor bekas. Kedua kegiatan tersebut (produksi PCB dan produksi komputer rekondisi) merupakan kegiatan tidak sah yang berpotensi merugikan konsumen sekaligus negara dari kegiatan import tidak sah. 

Kondisi ini juga berisiko pada lingkungan hidup, mengingat kualitas produk-produk tidak sah tersebut (yang didatangkan dari luar negeri) dalam waktu dekat akan meningkatkan beban limba B3 yang memerlukan pengelolaan dengan biaya yang tinggi. 

Fenomena tersebut di atas sedini mungkin perlu dicegah apabila Indonesia tidak ingin mengalami kerusakan lingkungan hidup di lokasi-lokasi tempat penimbunan limbah B3 yang berasal dari produk-produk rekondisi, sebagaimana yang pernah dialami oleh Cina sendiri dan Nigeria (Basel Action Network). 

Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah seperti

-         koordinasi dengan instansi terkait

-         menfaatkanberbagai pertemuan da fora internasional, untuk memberikan informasi dan berkerjasama dengan pemerintah negara-negara yang diduga terlibat dan turut bertanggungjawab unutk mengendalikan kegiatan impor