KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 25 November 2014 bertempat di Ruang Binaloka Adhikara Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur Jalan Pahlawan 110, Surabaya telah dilakukan Deklarasi Bersama 16 Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten/Kota se-wilayah DAS Brantas. Deklarasi Bersama dilaksanakan dalam rangka pengelolaan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dan menindaklanjuti Audit Badan Pemeriksa Keuangan RI. Deklarasi Bersama sebagai pernyataan sikap dalam peningkatan kinerja guna menyeimbangkan fungsi ekologis dan pembangunan sosial, politik, ekonomi dan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Rencana aksi dalam peningkatan pengelolaan DAS Brantas secara garis besar adalah sebagai berikut:
1. Pengelolaan DAS Brantas berdasarkan Rencana Pengelolaan DAS yang telah ada berbasis ekologis dengan menetapkan daya tampung beban pencemar DAS Brantas.
2. Pelaksanaan pengendalian pencemaran air melalui instrumen Izin Pengolahan Air Limbah (IPAL).
3. Pelaksanaan pengendalian air limbah melalui pengawasan, dan pembinaan.
4. Pelaksanaan pengelolaan dan upaya pengendalian pencemaran air limbah domestik.
5. Pengalokasian pendanaan.
6. Peningkatan kapasitas SDM.
7. Sinergi program lain dalam rangka pengelolaan DAS Brantas.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Kali Brantas mempunyai peran yang cukup besar dalam menunjang Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional yang memberi kontribusi lebih besar dari 30% stok pangan Nasional. Pengembangan Wilayah Sungai Kali Brantas dilakukan dengan pendekatan yang terencana, terpadu, menyeluruh, berkesinambungan dan berwawasan lingkungan serta dengan sistem pengelolaan yang terpadu dengan berlandaskan pengertian bahwa basin itu merupakan satu kesatuan wilayah (One River, One Plan, One Integrated Management).
Deputi Pengendalian Pencemaran Lingkungan dalam paparannya menyampaikan status mutu air Sungai Brantas dalam kondisi Cemar Berat mulai dari Hulu, Tengah sampai Hilir sehingga di dalam Grand Desain Pengendalian Pencemaran Air DAS Brantas ditetapkan target mutu air sasaran Kelas 2 pada periode waktu 2015-2019, selanjutnya pada periode waktu 2020-2024 ditetapkan target mutu air sasaran Kelas 1.  (Asdep Pengendalian Pencemaran Manufaktur, Prasarana dan Jasa)