Dialog Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Road to Rio +20)

Masa Depan Yang Kita Inginkan (The Future We Want) Pembangunan berkelanjutan merupakan isu kompleks namun menyangkut peri kehidupan semua manusia. Untuk itu, dalam konteks di Indonesia sangat diperlukan komitmen lebih serius terhadap pembangunan berkelanjutan dan perlunya dibangun kemitraan (partnership) dari berbagai pemangku kepentingan. Jakarta, 21 Mei 2012 – Hari ini Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Dialog [...]

22 May 2012 02:08 WIB

Masa Depan Yang Kita Inginkan
(The Future We Want)

Pembangunan berkelanjutan merupakan isu kompleks namun menyangkut peri kehidupan semua manusia. Untuk itu, dalam konteks di Indonesia sangat diperlukan komitmen lebih serius terhadap pembangunan berkelanjutan dan perlunya dibangun kemitraan (partnership) dari berbagai pemangku kepentingan.

Jakarta, 21 Mei 2012 – Hari ini Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Dialog Kemitraan Untuk Pembangunan Berkelanjutan bertempat di Epicentrum lobby lantai 1, Kuningan, Jakarta. Pertemuan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, pebisnis, LSM, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan posisi strategis dan aksi nyata pembangunan berkelanjutan Indonesia yang akan disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi untuk pembangunan berkelanjutan (Rio+20 United Nations Conference for Sustainable Development) pada bulan Juni nanti. Konferensi Tingkat Tinggi Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal dengan “Rio+20” akan diselenggarakan kembali di Rio de Janeiro tanggal 20-22 Juni 2012. Disepakati dua tema utama yang akan dibahas pada Rio+20 yaitu Green Economy in the context of poverty alleviation dan Institutional Framework for Sustainable Development (IFSDP). Konferensi ini akan berfungsi sebagai upaya untuk merevitalisasi tujuan pembangunan berkelanjutan melalui suatu kaji ulang dan evaluasi mengenai pelaksanaan pembangunan berkelanjutan selama 20 tahun setelah Rio atau 10 tahun setelah WSSD yang menghasilkan the Johannesburg Plan of Implementation pada 2002.

Dialog interaktif  ini menghadirkan beberapa panelis di antaranya yang berasal dari Governmental Stakeholders yaitu : Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA (Menteri Negara Lingkungan Hidup) dan Walikota Surabaya, sementara itu hadir pula panelis dari Major Group yaitu : Perusahaan berperingkat Proper EMAS, KADIN sebgai ketua Indonesian Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Pengamat Ekonomi, Pemuda serta fasilitator yang berasal Perwakilan Media Massa. Ada tiga isu utama yang akan dibahas dalam dialog ini yaitu ( 1)sejauh mana kebijakan dan regulasi Pemerintah dalam mengelola dan mengimplementasi pembangunan berkelanjutan, (2) bagaimana kerjasama pemerintah, pebisnis, masyarakat, dan pihak lainnya dalam aksi pembangunan berkelanjutan, (3) mengapa peran pelaku bisnis ataupun lembaga non pemerintah lainnya begitu penting dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan termasuk bagaimana keterlibatan mereka dalam menyukseskan KTT Pembangunan Berkelanjutan di Rio de Janeiro.

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA, menyampaikan,”Tepatlah momentum Kebangkitan Nasional ini kita berdialog menentukan arah pembangunan kedepan, dan pilihannya adalah menerapkan pembangunan berkelanjutan baik pada tataran makro maupun mikro yang dilakukan bersama-sama seluruh pemangku kepentingan”. Indonesia menaruh harapan besar pada pelaksanaan Rio +20 diantaranya adalah terbaruinya komitmen politik pembangunan berkelanjutan dan terbentuknya kelembagaan yang mampu mendukung pelaksanaan pembangunan berkelanjutan disamping adanya penerapan ekonomi hijau dan tersusunnya sebuah  kerangka aksi bagi implementasi pembangunan berkelanjutan. Lebih lanjut lagi, Balthasar Kambuaya, menekankan, “Pertahankan pertumbuhan ekonomi tinggi dengan mulai mengurangi peran sektor ekstraktif dan menggantinya dengan sektor entrepreneur skala menengah-bawah yang dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi yang menyerap tenaga kerja dan mendukung pemerataan hasil pembangunan”.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Hermien Roosita, Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup, Tlp/Fax: (021) 8517182, email: humas.klh@gmail.com

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
Sex izle Film izle Hd Film izle Seo Danışmanı