KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Diskusi yang diselenggarakan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan ini bertujuan untuk melakukan dialog tentang peranan pemerintah sebagai pelaku manajemen publik dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 10 Agustus 2005 di Ruang Ozon Kantor KLH diawali dengan paparan mengenai “Pembangunan Berkelanjutan Sumber Alam dan Lingkungan Hidup dalam Sistem Manajemen Publik“ yang disampaikan oleh Prof. Dr. Herman Haeruman.

Peranan pemerintah adalah membawa masyarakat dan bangsa pada peningkatan kesejahteraan. Kebutuhan masyarakat untuk membangun kesejahteraannya antara lain kebutuhan materi (air, udara, tanah dan biota), energi (aliran air, aliran udara, fosil), ruang (lahan, kawasan), waktu (siklus kehidupan) dan keanekaragaman (lanskape, ekosistem). Untuk melaksanakan peranan tersebut, pemerintah harus menjalankan fungsinya secara maksimal yaitu mengkoordinasikan kegiatan sector privat (pasar dan masyarakat), redistribusi aset publik untuk pemerataan, menjaga kelestarian fungsi sumber daya alam dan lingkungan hidup. Fungsi yang maksimal dapat terwujud apabila di dalam strukturnya mencakup 5 aspek manajemen publik yaitu:
1. Policy analysis
2. Financial Management
3. Human Resource Management
4. Information Management
5. External Relation

Penyebab kegagalan pemerintah dalam menjalankan peranannya yang maksimal adalah kemampuan dalam mempraktekkan tugas dan fungsi pemerintahan yang buruk dalam melakukan praktek manajemen publik (bad governance).

Dialog terbuka yang dihadiri oleh staf teknis & pejabat Kementerian Lingkungan Hidup ini diakhiri dengan dialog bersama narasumber. Beberapa hal menarik yang dikemukakan dalam dialog tersebut antara lain adalah dengan membangun ekosistem lingkungan hidup (management linkage) akan membentuk sistem pendukung lingkungan hidup dan konsistensi yang meningkatkan kepercayaan stakeholders terhadap institusi, sehingga pengelolaan lingkungan hidup dapat dilakukan bersama-sama.