KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperingati dengan melaksanakan serangkaian yang meliputi : Dialog Interaktif Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pengukuhan 188 Kader Lingkungan Hidup yang sebelumnya telah mendapat pelatihan lingkungan, penanaman 1500 anakan pohon (pinang), mahoni, ekaliptus, ketapang, gaharu, durian, mangga, dan berbagai jenis pohon buah-buahan), pelepasan burung sebanyak 15 pasang, dan penebaran nener ikan nila di kolang sebanyak 5000 ekor.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 2000 orang yang terdiri dari : perutusan masyarakat adat, nelayan, petani, buruh, pengusaha, pemuda, pelajar, pramuka, mahasiswa, guru, kader lingkungan, tokoh adat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat, pers, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Bupati Se-Provinsi Bangka Belitung, DPRD, unsure Muspida, Deputi II (Ir. Gempur Adnan), Deputi IV (Drs. Yanuardi Rasudin)., Deputi VI (Drs. Sudariyono), Staf Ahli MenLH, Staf Ahli Khusus MENLH (Mangisara Lubis, Agus Tagor, Lukman F. Mokoginta), para Asisten Deputi dan Staf Kementerian Lingkungan Hidup dan lain-lain.

Latar Belakang Daialog: menindaklanjuti konsultasi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu di Kementerian Lingkungan Hidup, menindaklanjuti hasil Raker Kementerian Lingkungan Hidup dengan Komisi VII DPR-RI, dan memperhatikan kompleksitas permasalahan lingkungan di daerah ini teutama kerusakan lahan dan hutan oleh kegiatan penambangan timah dan pasir. Kegiatan ini menyisakan lebih dari 6000 kolong yang tidak mendapat upaya rehabilitasi (reklamasi dan penanaman) pohon. Belum terhitungpencemaran logam berat yang ditimbulkan oleh kegiatan tersebut. Kegiatan penambangan meningkat pesat tanpa upaya pengendalian dampak. Semua pihak seakan-akan tiak peduli terhadap dampak kegiatan ini.

Kegiatan dialog interaktif dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan dapat membangun komitmen para pemangku kepentingan, meningkatkan pemahaman lingkungan masyarakt luas, meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memperjuangkan haknya mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat, serta mendorong berkembangnya inisiatif untuk mengelola lingkungan dengan baik.

Melalui dialog ini diharapkan dapat menjaring berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi di daerah ini, mencari upaya pengelolaanya untuk ditindaklanjuti, dan menampung aspirasi dari masyarakat untuk merespon oleh Pemerintah, Pemerintah Derah maupun pihak-pihak terkait.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup bersama dengan Bapedalda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain akan meindaklanjuti dengan pelatihan penguatan kapasitas kader lingkungan, penggalangan Gerakan Penanaman Pohon, pembangunan Laboratorium Lingkungan, pengelolaan air melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), pengembangan komunikasi dan edukasi lingkungan di lingkungan sekolah.

Informasi:
edukom@menlh.go.id