KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Isu perubahan iklim, yang tahun ini menjadi tema hari lingkungan hidup sedunia, menjadi paparan utama Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH), Bpk. Rachmat Witoelar pada diskusi informal dgn pimpinan redaksi media massa cetak dan elektronik nasional. Diskusi informal ini dihadiri 35 perwakilan media cetak dan elektronik yang terdiri dari 14 Pemimpin Redaksi, 6 Wakil Pemimpin Redaksi, 10 RedPel dan 5 Redaktur.

Pada kesempatan tersebut Sudariyono, Deputi MenLH bidang Komunikasi Lingkungan memaparkan tentang posisi Indonesia dalam perubahan iklim dunia dan persiapan menjadi penyelenggara Konferensi Antar Bangsa untuk Perubahan Iklim.

Diskusi yang langsung dipandu oleh MenLH berisi mengenai pertanyaan, usulan dan masukan mengenai perubahan iklim dan isu lain yang terkait, misalnya dengan fenomena bencana akhir-akhir ini. Diungkapan mengenai kebutuhan peningkatan pemahaman jurnalis mengenai isu perubahan iklim dan lingkungan hidup pada umumnya, yaitu melalui training. Selain daripada itu diusulkan adanya encounter journalist untuk membantu pemahaman para wartawan pada pelaksanan Konferensi Antar Bangsa tentang Perubahan yang akan dilaksanakan di Bali Desember 2007. Diusulkan pula untuk adanya langkah nyata sebagai rangkaian upaya Indonesia dalam melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, misalnya dengan melakukan gerakan penanaman pohon. Hal yang cukup menarik adalah penyelenggaraan Konferensi tersebut dilakukan dengan komitmen penuh untuk mengatasi perubahan iklim, misalnya dengan hemat energi, dress-code, dan juga menghitung emisi yang dikeluarkan akibat penyelenggaraan konferensi tersebut yang kemudian dikompensasi dengan penanaman pohon.

Pada kesempatan ini MenLH juga mengajak media untuk ikut serta dalam mengedukasi masyarakat mengenai isu perubahan iklim dan mendukung Indonesia dalam melakukan negosiasi global untuk mengatasi dampak pemanasan global dan perubahan iklim.

Sumber:
Asdep Edukasi dan Komunikasi

e-mail: edukom@menlh.go.id