KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1. Pendahuluan
Pengelolaan lingkungan sangatlah erat kaitannya dengan kesehatan manusia dan lingkungan, di mans kondisi lingkungan sangat dipengaruhi oleh pengelolaan yang ditujukan untuk mengurangi dampak baik terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia. Lingkungan yang tercemar seringkali.-menimbulkan masalah kesehatan pada masyarakat, oleh karena itu pengelolaan lingkungan yang terpadu dapat menjamin amannya media lingkungan serta masyarakat dari kerusakan lingkungan.

Lingkungan yang sehat dapat diwujudkan melalui penyediaan air bersih dan sanitasi yang sehat, pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbah B3 yang umumnya dihasilkan dari kegiatan industri, pertanian, kehutanan maupun kegiatan rumah tangga, sehingga memerlukan pengelolaan yang komprehensif untuk menghindari terjadinya dampak dari penggunaan B3 dan limbah B3’yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.

Selain itu terjadinya perubahan iklim secara global yang mengakibatkan adanya perubahan ekosistem menjadi perhatian penting dan kerusakan pada laposan ozon menjadi perhatian yang sangat penting untuk diantisipasi. Oleh karena itu perencanaan pengelolaan lingkungan dalam rangka untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih besar baik terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia perlu diterapkan baik di tingkat nasional, regional maupun internasional.

Sebagai salah satu anggota dalam forum lingkungan hidup dan kesehatan di kawasan Asia (Environment and Health Forum in Southeast and East Asia) yang mengangkat 6 (enam) isu dalam forum ini, yaitu:

  • Air quality;
  • Water supply, hygiene and sanitation;
  • Solid and hazardous waste;
  • Toxic chemicals and hazardous substances;
  • Climate change, ozon depletion and ecosystem;
  • Contingency planning, preparedness and response in environmental health emergencies;

Indonesia diwajibkan memiliki rencana aksi nasional untuk kesehatan dan lingkungan (National Environment and Health Action Plans/ NEHAP) yang akan dilaksanakan secara nasional untuk keenam isu tersebut di atas oleh seluruh instansi yang terlibat. Dengan adanya NEHAP ini diharapkan Indonesia dapat mencegah atau menangani permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan lingkungan dari kesehatan, sehingga cita-cita yang ingin dicapai untuk mewujudkan masyarakat yang sehat yang didukung dengan kualitas lingkungan yang baik dapat tercapai.

2. Maksud dan Tujuan
Diskusi ini diselenggarakan dengan maksud untuk mensosialisasikan pentingnya pengelolaan lingkungan bagi kesehatan manusia, pentingnya integrasi di antara kedua aspek tersebut serta seluruh upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Adapun tujuan dari diskusi ini adalah untuk mensosialisasikan draft rencana aksi nasional untuk lingkungan dan kesehatan (NEHAP) serta untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait, baik pemerintah, masyarakat (LSM) maupun perguruan tinggi serta penyempurnaan terhadap draft NEHAP yang saat ini sedang disusun’.

3. Ruang Lingkup Diskusi

  • Pemaparan tentang konsep keterkaitan antara lingkungan dan kesehatan manusia.
  • Pemaparan draft rencana aksi nasional untuk lingkungan dan kesehatan (NEHAP).
  • Status pengelolaan lingkungan dan kesehatan manusia di Indonesia.
  • Upaya-upaya yang sudah dilakukan – oleh pemerintah dalam hal pengelolaan lingkungan dan kesehatan manusia.
  • Koordinasi dan kerjasama sebagai tantangan dalam pelaksanaan NEHAP

4. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Diskusi akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2009, jam 10.00 — 12.00, di Ruang Kakatua, Jakarta Convention Centre

5. Pembicara, Nara Sumber dan Peserta Diskusi
Pembicara pada Diskusi ini adalah wakil dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Departemen Kesehatan dan perguruan tinggi. Ketua Thematic Working Group tingkat nasional, pakar kesehatan dan lingkungan akan menjadi nara sumber sedangkan jumlah peserta yang akan hadir pada diskusi adalah sebanyak 50 orang berasal dari instansi pemerintah, LSM, perguruan tinggi, lembaga penelitian serta masyarakat umum.

6. Unit Pelaksana
SAM Bidang Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan adalah Koordinator pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan Asdep Urusan Pengelolaan B3 dan Limbah Bj, Deputi IV MENLH Bidang Pengelolaan B3 dan ‘Limbah B3.

7. Pendanaan
Pelaksanaan Diskusi ini dibiayai oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan.

8. Agenda Tentatif
AGENDA TENTATIF
DISKUSI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN: PENYUSUNAN RENCANA AKSI
WAKTU ACARA KETERANGAN
10.00 – 10.15 Pembukaan Sesmen LH
10.15 – 11.15 Presentasi Panel: Moderator: LSM-Bali (Yuyun)
  Pemaparan tentang konsep
keterkaitan antara lingkungan dan
kesehatan manusia.
 Upaya-upaya yang sudah dilakukan
oleh pemerintah dalam hal
pengelolaan lingkungan dan
kesehatan manusia. Prof. Dr. Tjandra Yoga
Aditama
Dirjen P2PL
Departemen Kesehatan
  Draft National Environment and
Health Action Plan
• Koordinasi dan kerjasama sebagai
tantangan dalam pelaksanaan NEHAP Sri Hudyastuti
SAM Bidang Ekonomi dan
Pengentasan Kemiskinan,
KNLH
  Status pengelolaan lingkungan dan
kesehatan manusia di Indonesia Dr. Sri Nugrohati
Universitas Gajah Mada
11.15 – 12.00 Diskusi Moderator:LSM-Bali (Yuyun)
12.00 – 12.15 Penutupan Imam Hendargo
Deputi IV MENLH Bidang
Pengelolaan B3 dan ‘Limbah
B3