KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah terpadu.
ecopesantren_01.jpg"Saya marasa gembira dan mengapresiasi sambutan Bp. Abdul Rasyid, Kepala Kandep Agama Kota Bekasi yang  begitu lengkap mengulas permasalahan lingkungan dan keterkaitannya dengan agama termasuk  dampak dari pemanasan Global yang kita rasakan sekarang ini, terus terang selama saya mengikuti sosialisasi program ini mulai dari Banten, Bandung, Cirebon dan sekarang di Bekasi, baru kali ini mendengar sambutan Kepala Kanwil Dep. Agama yang begitu fasih mengulas permasalahan lingkungan".

"Saya tidak heran kalau ungkapan itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup, karena itu tugasnya. Untuk itu kami atas nama KLH menyampaikan terima kasih kepada Pak Rasyid bahwa permasalahan lingkungan ternyata sudah  mendapatkan perhatian dari Departemen Agama".

"Kesempatan untuk menjalin silaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren seperti ini perlu kita kembangkan lebih lanjut dalam aksi nyata mengurangi permasalahan lingkungan secara bersama-sama dan bahu-membahu. Mengingat terjadinya kerusakan lingkungan dan pemanasan global ini lebih disebabkan oleh ulah dan gaya hidup manusia yang cenderung konsumtif dan eksploitatif yang sangat bertentangan dengan ajaran agama yang menganjurkan untuk tidak berlebihan dalam segala hal. Dalam upaya menyadarkan masyarakat inilah diperlukan peran Pimpinan Pondok Pesantren agar disamping mengembangkan pembinaan akhlak dan moral tetapi juga menggugah kesadaran manusia untuk lebih memahami dan peduli terhadap kondisi lingkungannya".  

Demikian disampaikan oleh Dr. Henry Bastaman, MES, Deputi MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat KNLH, dalam sambutan pembukaan Sosialisasi Program Eco-Pesantren dan Pembentukan  Kader Peduli Lingkungan Pondok Pesantren  Cluster JABODETABEK  Timur  yang  dihadiri oleh 100 orang  Kyai dan Ustadz  perwakilan dari 30 Pondok Pesantren dari Kota Jakarta Utara, Jakarta Timur, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, tanggal 15 April 2009 bertempat di Balai Irigasi Kota Bekasi. 

Kegiatan yang diselenggarakan  kerja sama antara Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Yayasan Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Pondok Pekayon ini, menghadirkan pemateri dari kalangan Birokrasi dan Praktisi Lingkungan seperti   : 1. Ir. Abdul Hafid Paronda, MT dengan Judul materi “Kewajiban Manusia dalam Melastarikan Lingkungan berdasarkan Prespektif Islam, 2. Ir. Lala Gozali dengan judul materi “Mengembangkan Jejaring dan Kemitraan dalam mewujudkan kawasan Pondok Pesantren Ramah Lingkungan, Ir. Bambang Widyantoro dengan judul Materi Kebijakan KNLH mengenai Program Eco-Pesantren,  Drs. Arif Suwanto, MAP dengan judul materi “Upaya Pencegahan Banjir dan Konservasi Air Tanah melalui Teknologi Sumur Resapan dan Lubang Resapan Biopori