KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Lingkungan Hidup Mencapai Kesepakatan Mengenai Skema Ekolabel Indonesia Untuk Produk Manufaktur.

Kementerian Lingkungan Hidup dan pihak terkait dalam perkembangan Ekolabel di Indonesia pada tanggal 19 November 2003 mengadakan workshop tentang Skema Ekolabel Indonesia yang Dihadiri oleh Sekitar 75 peserta yang mewakili para pemangku kepentingan. Dalam workshop tersebut telah tercapai kesepakatan mengenai Skema Ekolabel Indonesia.

Workshop ini bertujuan untuk membangun kesepahaman dan mencapai kesepakatan mengenai Skema Ekolabel Indonesia yang berfokus pada produk manufaktur. Pembicara yang hadir dalam workshop tersebut diantaranya adalah dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), PT. Astra International TBK., Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) dan tenaga ahli ekolabel dari JICA. Sementara peserta yang hadir berasal dari berbagai asosiasi industri, instansi pemerintah terkait, KADIN, LSM Lingkungan, Lembaga Sertifikasi, Konsultan, Lembaga Penelitian dan lain-lain.

Ekolabel pada dasarnya adalah sarana untuk menyampaikan informasi yang akurat “verifiable” dan tidak menyesatkan konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk (barang atau jasa), komponen atau kemasannya. Aspek lingkungan tersebut diantaranya adalah “biodegradability” (kemudahan bahan terurai di lingkungan), konsumsi air atau energi per ton produk, “recyclability” (kemudahan bahan didaur ulang), toksisitas (tingkat bahaya racun bagi orang atau biota lain), dan lain-lain.

Program ekolabel ini bertujuan untuk mendorong permintaan dan penawaran produk ramah lingkungan di pasar sekaligus mendorong perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

Program ekolabel Indonesia akan mengadopsi konsep ekolabel yang berdasarkan multikriteria dan sertifikasi oleh pihak ketiga yang kompeten dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam mengimplementasikan. Sementara itu, kredibilitas ekolabel dapat dijaga oleh stakeholders.

Dalam Skema Ekolabel Indonesia ini, perumusan kriteria Ekolabel Nasional serta persyaratan dan prosedur kerja Lembaga Sertifikasi Ekolabel mengacu kepada aturan ekolabel dab sertifikasi produk yang diakui secara internasional, mengikuti sistem ISO khususnya ISO 14000.

Pada hari ini juga akan diluncurkan Lomba Logo Ekolabel Indonesia yang merupakan kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan berbagai pihak terkait dalam perkembangan ekolabel di Indonesia.

Lomba Logo Ekolabel Indonesia ini mendapat dukungan dari JICA (the Japan International Cooperation Agency), sebuah lembaga yang dibentuk Pemerintah Jepang yang bertujuan mengembangkan kerjasama internasional di bidang sosial dan ekonomi bagi negara-negara berkembang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai skema Ekolabel Indonesia, silahkan menghubungi:
Dra. Masnellyarti Hilman, M.Sc
Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Pengelolaan Lingkungan Hidup
Kementerian Lingkungan Hidup, Gd. A, lt. 6
Jl. DI Panjaitan Kav 24, Kebon Nanas
Jakarta timur 13410
Telp/Fax : (021) 85904923