KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

foto_elmo.JPGELMO merupakan rangkaian kegiatan penyelamatan bumi yang dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UI (bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup), dengan harapan agar dapat membentuk pola pikir dan budaya ramah lingkungan kepada mahasiswa se-Indonesia pada umumnya dan mahasiswa fakultas hukum se-Indonesia pada khususnya; sehingga mereka menyadari pentingnya menyelamatkan bumi. Adapun rangkaian kegiatan ELMO  yang diselenggarakan selama 3 hari, 6 Oktober hingga 8 Oktober 2009 antara lain meliputi workshop hukum lingkungan; pemutaran film; dialog antar penegak hukum mengenai penegakan hukum di bidang lingkungan; video conference hukum lingkungan dengan universitas yang berasal dari luar negeri; aksi nyata berupa tanam pohon di lahan kritis; dan pelatihan daur ulang.

Tujuan diselenggarakan kegiatan ELMO antara lain untuk memberikan paparan mengenai hukum lingkungan dan perannya dalam menyelamatkan lingkungan; memberikan gambaran tentang kerusakan lingkungan sebagaimana fakta di lapangan; menumbuhkan kesadaran stakeholders (instansi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat) untuk melakukan aksi nyata terhadap kerusakan lingkungan yang ada sekaligus mengajak mereka  untuk aktif berperan serta dalam menyelamatkan lingkungan.

Latar Belakang:

Di tengah krisis global yang masih terus menghantui, tidak dapat dipungkiri bahwa tempat yang selama ini menjadi tempat tinggal umat manusia mulai rapuh. Banyaknya bencana alam yang telah terjadi seperti badai tsunami, badai Katrina, banjir bandang, hingga tragedi Situ Gintung telah menyadarkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup. Sudah sangat lama insan manusia terdiam tanpa ada keinginan untuk tahu apa yang harus diperbuat untuk menjaga planet bumi dan lingkungan hidup dari kerusakan. Jika saatnya nanti krisis global telah mampu teratasi, namun apa daya manusia harus mendapati bahwa ternyata uang saja tak cukup untuk membeli kedamaian di dunia.

Apabila manusia tidak bertindak dari sekarang dan dengan mempertimbangkan berbagai kerusakan yang akan terjadi, maka dengan suatu gagasan untuk membentuk budaya yang ramah lingkungan dan membentuk pola pikir untuk mengedepankan lingkungan, BEM Fakultas Hukum UI menginisiasi rangkaian kegiatan yang bernama “Environmental Law Movement: Conserving Earth with Law “.

Pelaksanaan Kegiatan:

Pelaksanaan rangkaian kegiatan ELMO berlangsung lancar, sebagaimana yang diharapkan, melibatkan kerjasama dan partisipasi aktif berbagai stakeholder dan peserta pada setiap setiap event kegiatannya. Kegiatan ELMO yang terselenggara, sebagaimana rencana adalah:

  • Workshop mengenai lingkungan, diadakan di hari pertama, 6 Oktober 2009, terbagi dalam 3 sesi, yaitu:
    1. SESI I    : Gambaran mengenai berbagai kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia dan di dunia. Sesi ini akan diisi oleh pembicara yang didatangkan dari LSM lingkungan seperti WWF, Greenpeace, dan Pelangi.
    2. SESI II    :  Gambaran mengenai hukum lingkungan di Indonesia. Sesi ini akan diisi oleh praktisi hukum di bidang hukum lingkungan dan kalangan akademisi hukum lingkungan.
    3. SESI III    :  Gambaran mengenai solusi, penanggulangan dan peran pemerintah dalam kerusakan lingkungan yang terjadi. Pembicara didatangkan dari instansi pemerintah yang bergerak di bidang lingkungan. Selain itu memaparkan tentang program Restorasi Ekosistem Indonesia yang dibiayai Kerajaan Inggris di Indonesia.
  • Pemutaran film, dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi film.
  • Dialog Penaatan hukum , 7 Oktober 2009
    Memfasilitasi para penegak hukum dan mahasiswa untuk berdialog tentang penaatan hukum lingkungan serta “Hubungan Corporate Social Responsibilty dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari Perusahaan