KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Sejak Kamis hingga Minggu, 20 – 23 November 2014, di PKJ – Taman Ismail Marzuki, Jakarta terlihat kemeriahan berbagai kegiatan. Keramaian ini untuk merayakan Festival Budaya Anak Bangsa telah sampai pada tahun yang ke enam di tahun 2014 ini. Kegiatan ini bertujuan untuk member ruang dan kesempatan bagi ekspresi budaya tunas tunas bangsa. Festival ini sebenarnya dalam rangka merayakan Hari anak Sedunia.
Berbagai kegiatan yang tampil merupakan tanggapan positib dari berbagai kalangan, hal ini terbukti dengan banyaknya pengisi acara sehingga menjadi lebih dari dua puluh kelompok seni, sekolah atau sanggar, termasuk Pusat Kebudayaan Rusia dan Institut Francais d’Indonesia dan dari perbatasan Kalimantan.
Hari Anak Sedunia 2014 ini bertemakan “Asah Kepemimpinan Melalui Seni”. Pada sambutan tertulisnya Gubernur DKI, Basuki T. Purnama mengharapkan festifal ini member ruang untuk mengekspresikan kreativitas, membentuk karakter generasi muda yang cinta budaya asal dan menghargai budaya lain, merajut identitas ASEAN, meningkatkan wawasan dan keberaniannya mempimpin. Tentu saja para generasi muda ini dibekali untuk lebih mencintai lingkungan hidup mereka, sehingga kepedulian pada kondisi bumi saat ini sudah tertanam sejak dini, hal ini di sampaikan oleh Ilyas Asaad,  Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang di dampingi oleh, Sri Wahyuni Kabid Publikasi dan Kampanye.

Memang betul peribahasa lama, bahwa kemajuan bangsa kedepan ada di tangan generasi muda. Dan sampai jumpa di Festival Budaya Anak Bangsa yang ke tujuh.

Festival Hari Anak
Sumber : Mekar Pribadi