KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Lingkungan Hidup – Banten, 16 September 2013.  Kwarda Gerakan Pramuka Banten dan BLHD Provinsi Banten  bersepakat membentuk SAKA Kalpataru di Provinsi Banten. Pelantikannya sendiri dilakukan oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten Bapak H. Muhammad Masduki. Kegiatan ini kelanjutan dari pertemuan “Peningkatan Kapasitas Pamong dan instruktur SAKA KALPATARU yang di-inisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta pada tanggal, 10 – 14 Juni 2013 yang lalu.

Provinsi Banten adalah Provinsi ke 3 setelah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jawa Tengah yang telah berhasil melakukan pembentukan dan pelatihan kepengurusan Organisasi SAKA Kalpataru yang saat ini sedang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Dalam waktu dekat sebelum bulan Oktober 2013 ini,  akan segera  menyusul tujuh Propinsi  yang tengah disiapkan pembentukan organisasi Saka Kalpataru diantaranya  1. Propinsi Lampung, 2. Propinsi DKI Jakarta,3. Propinsi Jawa Barat, 4. Daerah Istimewa Yogjakarta, 5. Propinsi Jawa Timur, 6. Propinsi Bali, 7. Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Saka Kalpataru saat ini telah menyelesaikan tiga KRIDA yang telah di rumuskan sebagai awal pembentukannya yaitu KRIDA 3R, KRIDA Perubahan Iklim dan KRIDA Keanekaragaman Hayati. Ketiga Krida tersebut akan disampaikan sebagai materi ajar oleh para pamong dan instruktur Saka Kalpataru yang sudah dibekali pelatihan untuk mengajarkan kepada anggota Pramuka Penegak dan Pandega  yang mempunyai minat untuk menjadi anggota Saka Kalpataru.

Pada bulan Oktober 2013 diharapkan dapat terselesaikan kepengurusan Organisasi Saka Kalpataru di 9 Provinsi, untuk selanjutnya dikukuhkan pada Munas Gerakan Pramuka  di Kupang pada awal Desember 2013.

Sumber:
Asisten Deputi Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan
Kementerian Lingkungan Hidup.