KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 2 Agustus 2005. Untuk mendorong penaatan perusahaan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah melakukan penilaian peringkat kinerja penaatan 466 perusahaan dalam pengelolaan lingkungan selama periode Januari 2004 – Mei 2005. Penilaian kinerja penaatan ini dilakukan melalui pelaksanaan program yang dinamakan PROPER. Dalam pelaksanaan PROPER, Kementerian Lingkungan Hidup didukung oleh Dewan Pertimbangan PROPER yang beranggotakan berbagai komponen masyarakat. Dewan Pertimbangan PROPER diketuai oleh Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoematri, SH.


Pada hari ini, Menteri Negara Lingkungan Hidup telah menandatangani SK MENLH No 228 Tahun 2005 tertanggal 2 Agustus 2005 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Tahun 2004 – 2005.


Hasil peringkat kinerja perusahaan dalam tahun 2004-2005 menunjukkan bahwa hampir sebagian besar perusahaan masih belum mentaati persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari 466 perusahaan yang telah dinilai peringkat penaatannya terdapat 47 % atau 222 perusahaan masih belum taat, yakni masih berperingkat merah dan hitam.


Walaupun masih banyak perusahaan yang belum taat namun pelaksanaan PROPER selama ini cukup efektif untuk meningkatkan kinerja penaatan perusahaan. Dari 251 perusahaan yang dinilai peringkatnya selama periode 2003-2004 dan 2004-2005 terdapat peningkatan penaatan perusahaan sebesar 13.15 %.


Secara umum, peringkat kinerja penaatan ke-466 perusahaan adalah sebagai berikut: 23 perusahaan (5%) berhasil mencapai peringkat hijau, 221 perusahaan (48%) peringkat biru, 150 perusahaan (32%) peringkat merah, dan 72 perusahaan (15%) masih berperingkat hitam. Namun belum ada perusahaan yang berhasil mendapatkan peringkat emas.

Informasi selanjutnya dapat menghubungi :


Asdep Urusan Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun
dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Pertambangan, Energi dan Migas

Deputi MENLH Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.


Drs. Rasio Ridho Sani, M(Com)


Telp. (021) – 859 04930