KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Salah satu upaya untuk mendorong peran masyarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup adalah melalui pemberian KALPATARU. Sejak tahun 1980 hingga 2008, penerima penghargaan Kalpataru mencapai  252  orang/kelompok. Tiga orang dan kelompok di antaranya berasal dari Kalimantan Selatan, masing-masing:

SANY2269_01.jpgAtang Setiawan, dari Kota Banjar Baru, Penerima Kalpataru kategori Pengabdi Lingkungan tahun 1982. Berhasil menggerakkan masyarakat Desa Nawin II  Kecamatan Tabalong dalam penghijauan lahan kritis seluas 400 ha dengan menanam berbagai jenis pohon serta membangun embung-embung penam¬pungan air; Haji Idak, dari Desa Pematang Panjang, Kecamatan Tabuk, Kab. Banjar, penerima Kalpataru kategori Perintis Lingkungan tahun 1987. Berhasil mengembangkan teknologi pengairan di lahan rawa/gambut. Ia merintis usaha tani terpadu yang terdiri dari usaha tani, kebun, perikanan dan pembibitan buah; Hamzah, berasal dari Desa Rantau Bujur, Kecamatan Simpang Empat, Kab. Banjar, penerima Kalpataru kategori Perintis Lingkungan tahun 2003. Berhasil membangun hutan rakyat seluas 100 ha, rehabilitasi lahan bekas penambangan batubara,  pembibitan tanaman, budidaya tanaman obat, dan budidaya lebah madu.

Untuk revitalisasi peran penerima  anugerah Kalpataru, dilaksanakan serangkaian pemberdayaan masyarakat di Desa Rantau Bujur, Kec. Simpang Empat, Kab. Banjar, Prov. Kalimantan Selatan, tanggal 27 November 2008. Pada kesempatan ini, penerima Kalpataru berperan sebagai pendamping dan nara sumber pada pelatihan penguatan kapasitas 150 orang Kader Lingkungan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 250 orang terdiri dari 150 kader lingkungan, 2 orang penerima Kalpataru, Bupati dan Muspida Kab Banjar,  Sekda Banjar, Para Kepala Dinas, tokoh masyarakat/agama, pengusaha, LSM, penyuluh lapangan, PKK, pelajar dan Guru, dan warga sekitar.

SANY2310_02.jpgKegiatan ini dirangkaikan dengan penanaman dan distribusi 1500 pohon (gaharu, durian, rambutan, karet, mangga), pengukuhan 150 kader lingkungan, peresmian Kebun Bibit, dialog interaktif, pelatihan kader lingkungan, dan fieldtrip ke lokasi penerima Kalpataru. Materi pelatihan terdiri dari: Peran Kader Lingkungan; Wanatani dan Hutan Rakyat;  Budidaya Lebah Madu, Penangkaran Tumbuhan;  Kebijakan dan Program Pengelolaan LH, dan Pengelolaan Sampah dan Pertanian Organik.

Dalam sambutan Deputi VI, menekankan bahwa prestasi penerima Kalpataru tidak diragukan, sehingga sangat tepat jika mereka adalah pendamping, narasumber, pelatih penyuluh dan kader lingkungan yang baik. Prestasi mereka perlu dicontoh, dijadikan model, dikembangkan dan disebarluaskan. Karena itu,  diperlukan kemitraan antara penerima Kalpataru, Kader Lingkungan, LSM, pemerintah, maupun perusahaan pertambangan batubara,  menfasilitasi kegiatan penerima pemberdayaan masyarakat. Senada dengan itu, Bupati Banjar, H.G.Khairul Saleh, mengharapkan munculnya penerus Kalpataru, yaitu Kader Lingkungan untuk memulihkan kwalitas  lingkungan di Kab. Banjar.***

Sumber:
Asdep 4/VI, Deputi VI
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
Jalan D.I. Panjaitan, Kebon Nanas,  Jakarta Timur 13410
Telp (021) 8520392; Faks. (021) 8580087
E-mail:
kalpataru@yahoo.com