KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

“Kita Persiapkan Generasi yang Cinta Lingkungan untuk Melestarikan Puspa dan Satwa”

Jakarta, 13 Desember 2005 - Kekayaan puspa dan satwa harus menjadi modal dasar generasi masa depan bangsa Indonesia. Puspa dan satwa menjadi sesuatu yang langka di masa depan, pada hal perannya sebagai penopang hidup dan kehidupan sangat penting bagi tercapainya pembangunan berkelanjutan. Bila bangsa Indonesia dapat melestarikan kekayaan puspa dan satwanya maka di masa depan Indonesia akan menjadi kawasan yang unik dan sulit dicari padanannya.
Demikian ditegaskan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rachmaf Witoelar, dalam peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2005 di SeaWorld Indonesia, Jaya Ancol, Jakarta pada tanggal 13 Desember 2005.

HCPSN diperingati setiap tanggal 5 November sebagai upaya terus menerus untuk menumbuhkan kesadaran dan komitmen pemerintah serta seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian puspa dan satwa Indonesia. Tema HCPSN 2005, “Kita Persiapkan Generasi yang Cinta Lingkungan untuk Melestarikan Puspa dan Satwa”, diharapkan dapat menjadi milestone bagi seluruh kalangan untuk melestarian puspa dan satwa Indonesia.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HCPSN 2005. Di antarnya adalah Program Pendidikan Lingkungan “Aku Sahabat Lingkungan”, Semiloka “Guru-Anak-Orang Tua Cinta Lingkungan” Lomba Mengarang, Desain Stiker dan Poster.

Peringatan HCPSN 2005 melibatkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Dalam keterangannya, Ketua Panitia HCPSN, Drs. Slamef Sugiyanto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk secara aktif melestarikan puspa dan satwa Indonesia.

Hal menarik dalam peringatan HCPSN 2005 adalah peranserta HSBC Indonesia yang menyalurkan misinya dengan meningkatkan kesadaran melestarikan puspa dan satwa para generasi muda. HSBC menghadirkan sembilan pelajar pemenang lomba mengarang, desain stiker, serta desain poster, dari berbagai daerah seperti Sangihe-Sulawesi Utara, Tanjung Pandan-P. Belitung, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Chief Executive Officer HSBC Indonesia, Mr. Ricard McHowat memberikan hadiah kepada para pemenang bersama-sama dengan Dirjen Dikdasmen dan Gubernur Jawa Barat. Para pemenang lomba berkesempatan pula mendapatkan pendidikan lingkungan dengan mempelajari kehidupan puspa dan satwa di Suaka Margasatwa Muara Angke dan Pulau Rambut.

Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan diberikan kepada 6 (enam) orang penerima Kalpataru yang lima tahun terakhir masih tetap konsisten melestarikan lingkungan hidup, yaitu: (i) Max.FM.Lua dari Sulawesi Utara, (ii) Moh. Tayeb dari Sulawesi Selatan, (iii) I Wayan Supat dari Bali, (iv) Nuryahati S. Atmowidodo dari Jawa Tengah, (v) Uma’iyah Tulasmi DS. dari Jawa Tengah, dan (vi) H. Ghozali Ansori dari Jawa Timur.

Selain itu, Piagam Penghargaan diberikan kepada 9 (sembilan) Kepala Daerah yang telah menyusun Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) terbaik tingkat Propinsi, Kabupaten dan Kota, yaitu (i) Provinsi: Bengkulu dan Riau, (ii) Kota: Samrinda dan Depok, dan (iii) Kabupaten: Kampar, Karanganyar, Ciamis, Pasir, dan Ngawi.

Seperti peringatan tahun sebelumnya, pada peringatan HCPSN kali ini dilakukan pula penandatanganan Sampul Hari Pertama Perangko Seri Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2005, yaitu seri Alga Merah, Alga Coklat, Lumba-lumba Tak Bersirip, dan Dugong/Duyung.