KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Program ADIPURA pada tahun ini memasuki tahun ke 5 setelah mengalami revitalisasi sejak tahun 2002 yang lalu. Jumlah kota peserta Program ADIPURA meningkat dari 59 kota pada tahun 2002 menjadi 382 kota pada tahun 2007. 

Kota peserta Program ADIPURA dibagi dalam 4 kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu :  (i) Kota Metropolitan (berpenduduk >100.000) sebanyak 14 kota, (ii) Kota Besar (berpenduduk 500.001-1.000.000) sebanyak 13 kota, (iii) Kota Sedang (berpenduduk 100.001-500.000) sebanyak 73 kota, dan (iv) Kota Kecil (berpenduduk 20.001-100.000) sebanyak 282 kota. 

Dari jumlah tersebut terdapat 22 kota yang tidak dinilai karena mengalami bencana alam (banjir, gempa) serta fasilitas kota. 

Dalam pemantauan kota-kota peserta Program ADIPURA, di samping tim dari KLH juga melibatkan unsur-unsur masyarakat seperti Perguruan Tinggi, LSM, Media Massa dan Pemerintah Daerah.  

Pemantauan dilakukan 3 kali dalam 1 tahun yang dilaksanakan dalam 3 periode yaitu : Pemantauan I pada bulan Agustus-September, Pemantauan II pada bulan Januari-Februari dan Verifikasi pada bulan April-Mei. 

Untuk tahun 2007 ini, jumlah kota yang memperoleh penghargaan ADIPURA meningkat dibandingkan dengan tahun 2006 yang lalu. Tahun 2007 kota yang mendapat penghargaan ADIPURA adalah 22.6% dari jumlah seluruh kota peserta Program ADIPURA. Peningkatan ini terjadi karena banyak kota-kota dalam kategori sedang dan kecil menunjukkan kemajuan yang sangat berarti dalam kebersihan dan keteduhan kota. Kota-kota yang memperoleh Anugerah ADIPURA adalah kota yang memiliki nilai pada skala nilai minimal kategori baik yaitu 71-85.  

Adapun Peringkat Adipura 2006/2007 adalah:

(i)                   Kota Metropolitan: Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Palembang dan Surabaya.

(ii)                  Kota Besar: Pekanbaru, Padang, Batam, Yogyakarta, Denpasar, Malang dan Balikpapan.

(iii)                 Kota Sedang: Lumajang, Kota Palopo, Jepara, Kota Pematang Siantar, Rejang Lebong, Tulungagung, Jombang, Kota Blitar, Gorontalo, Kota Pangkal Pinang, Lahat, Kota Pare-Pare, Kota Bitung, Gresik, Sleman, Kota Mataram, Kota Binjai, Kota Probolinggo, Kota Ternate, Kota Bengkulu, Kota Madiun, Cianjur, Kota Tanjung Pinang, Kota Payakumbuh, Kota Metro, Kota Manado dan Kota Tarakan.

(iv)                Kota Kecil: Kolaka, Gianyar, Musi Banyuasin, Bangli, Deli Serdang, Kota Sibolga, Karangasem, Sragen, Muara Enim, Buleleng, Arga Makmur, Kalianda, Manna, Garut, Pangkajene, Negara, Badung, Boyolali, Semarapura, Kayuagung, Indramayu, Tabanan, Karanganyar, Magetan, Sungai Liat, Tanjung Pandan, Lamongan, Banjarnegara, Stabat, Sungai Penuh, Kota Padang Panjang, Bangil, Kepanjeng, Selong, Limboto, Wonosobo, Ngawi, Soe, Pangkalan Bun, Sengkang, Kota Solok, Barru dan Kota Tidore. 

Selain itu, terdapat 10 kota kecil yang memperoleh predikat