KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

JAKARTA, SUAR- “Penambangan di Batugosok Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) harus segera dihentikan kaena ijin yang diberikan oleh Bupati Manggarai Barat menyimpang dari ketentuan tentang tata ruang wilayah . areal tambang tersebut berada di kawasan yang terlarang bagi penambangan, “tegas Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar dalam konperensi pers, Selasa 14 Juli di Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Meskipun saat ini ada kegiatan penambangan skala kecil, namun pemerintah tidak akan mengarahkannya ke sana. “Kondisi lingkungan di Batugosok sudah sangat mengkuartirkan, sebab kegiatan penambangan di sana bukan lagi sebatas eksplorasi melainkan sudah mengarah pada eksploitasi, “kata Rachmat Witoelar.

Beberapa waktu lampau, Menneg LH, Rachmat Witoelar melalui Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar melalui Menteri Negara Lingkungan Hidup melalui Deputi I Menneg LH Bidang Tata Lingkungan Hermien Roosita telah menugaskan Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Bali-Nusa Tenggara R Sudirman bersama sejumlah staf untuk meninjau lokasi penambangan di Batugosok dan lokasi lain di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggarar Timur. Dengan tujuan sama, pemerintah Provinsi NTT juga mengirimkan tim yang terdiri dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (BPLHD), Dinas Pariwisata, Biro Ekonomi, serta Dinas Pertamabangan dan Energi. Tugas tim adalah mencermati dampak kegiatan eksplorasi tambang emas di Batugosok, baik menyangkut pariwisata maupun terhadap lingkungan hidup.

Sesuai instruksi Menneg LH, tim gabungan tersebut selain meninjau lokasi, juga akan melakukan pengecekan silang berbagai dokumen perizinan dengan peruntukan kawasan serta ketentuan yang berlaku, seperti Undang-Undang Tata Ruang, Undang-Undang Pertambangan, Undang-Undang Lingkungan Hidup, Analisa Mengenai Dampak Lingkunagn (AMDAL) serta Peraturan Daerah (Perda) baik tingkat kabupaten dan provinsi tentang tata ruang wilayah kawasan itu.

Selain itu, juga akan mendengar masukan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, masyarakat, termasuk aktivis lembaga swadaya masyarakat yang selama ini gencar emnolak pertambangan di Manggarai Barat.

Menurut R Sudirman, dari peninjauan ini fakta menunjukkan telah terjadi banyak penyimpangan di lapangan. Bahkan kondisi di kawasan tersebut cukup mencemaskan sebab bila musim hujan tiba, akan berdampak sangat besar pada keamanan permukiman penduduk, kata Sudirman.

Ditegaskannya areal tambang Batugosok Manggarai Barat memang bukan kawasan tambang. “Lokasinya berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Komodo-daerah wisata komersial-sehingga wilayah tersebut terlarang untuk penambangan,