KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Penulis: Surya Sriyanti
PALANGKARAYA–MIOL: Titik api hanya tersisa 22, dari 225 buah di sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), akibat turunnya hujan selama dua hari (6/9 dan 7/9).

“Selain titik api berkurang, kualitas udara di Kota palangkaraya, yang sebelumnya tidak sehat, menjadi baik dan asap hilang,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sebangau, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Ahmad Zaini kepada Media, Kamis (8/9).

Dari data satelit National Oceanic Atmospiheric Adminstration (NOAA) selama dua hari lalu, titik api mencapai 225 titik, terbanyak di eks areal Proyek Lahan Gambut (PLG) sejuta hektare. Tapi, pada Rabu (7/9), usai hujan lebat titik api hanya 22 titik.

Ke-22 titik api itu terdapat di beberapa kabupaten, seperti Barito Timur 2 titik, Barito Selatan (5), Katingan (6) dan Ppulang Pisau (11).

Berita selengkapnya:

Media Indonesia On Line