KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Diwakili oleh pihak-pihak yang berwenang dalam kegiatan Taman nasional. Indonesia akan mengikuti kegiatan “world Parks Congress 2003″ di Durban Afrika Selatan pada tanggal 8 – 17 September 2003.

Tim dari Indonesia yang akan di berangkatkan diwakili oleh instansi pemerintah dan LSM (NGO). Antara lain dari Instasi pemerintah diwakili oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Departemen Kehutanan, Departemen Kelautan dan Perikanan. Sedangkan dari pihak non pemerintah diwakili oleh WWF IP, Wetland Internasional IP, NRM III, TNC, CI, INform, GreenCOM dan Birdlife Internasional.

Dalam keterangan persnya Effendy A. Sumandja, Staf khusus Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Internasional merangkap WCPA – Southeast Asia Regional Vice Chair menjelaskan; “memang benar kondisi Lingkungan Hidup kita sudah rusak, tetapi kita ikut dalam kegiatan kongres tersebut bukan untuk mengkritisi masalah lingkungan hidup kita, karena sudah banyak orang yang bisa melakukan hal demikian tetapi sekarang kita membutuhkan kerja nyata atau hasil kongkrit untuk membenahinya berupa bantuan nyata”. Selain itu pula pihak dirjen kehutanan menjelaskan keikutsertaan Indonesia dalam kongres tersebut bertujuan untuk mengenalkan cagar alam dan kekayaannya kepada dunia Internasional. Ia melanjutkan, “bahwasannya Indonesia memiliki 41 unit Taman Nasional dan 407 Taman konsevasi yang sudah terdiri dari 20 % taman yang ada di sebuah negara. Indonesia lebih besar dari AS yang hanya memiliki 5 % taman Nasional, oleh sebab itu Indonesia ikut dalam kegiatan ini karena kekayaan alamnya yang akan memikat dunia.

Dari pihak NGO menjelaskan usaha beliau dalam memperjuangkan Gunung Gede – Gunung Halimun dan Gunung Salak sebagai salah satu Taman nasional. Taman Nasional ini diharapkan akan berfungsi sebagai wadah penyimpan air di kemudian hari, dengan terjaganya ketiga gunung tersebut diharapkan kemudian hari Jakarta tidak lagi mengalami kesulitan perolehan air. Keunikan Indonesia bukan hanya Taman Nasional sebagai bagian dari konservasi alam kita semata tetapi juga memiliki manfaat untuk Taman rekreasi, yang bertujuan untuk mendapatkan pendapatan asli daerah sehingga daerah bisa menjaga dan memelihara alamnya sendiri tanpa lagi bantuan dari pemerintah pusat.

Permasalahan-permasalahan yang akan dibahas antara lain masalah Penebangan Hutan/illegal loging, Taman Nasinal dan Kawasan konserpasi Laut, dll.

Info Lebih lanjut:
Kementerian Lingkungan Hidup
Jl. D.I. Panjaitan, Jakarta – Indonesia
Tel/fax: 8580066
E-mail: eas@menlh.go.id / thm@pacific.net.id