KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kerjasama Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan Republik Ceko:
Jakarta, 15 Mei 2013 – Hari ini, Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA melakukan pertemuan bilateral dengan Minister for the Environment  the Republic of Czech, Mr. H.E. Tomas Chalupa. Pertemuan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja yang dilakukan Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko selama  6 hari di Indonesia, 12 – 17 Mei 2013.  Tujuan utama dari kegiatan Menteri Lingkungan Hidup Ceko adalah untuk membuka peluang investasi bidang lingkungan antara pengusaha Ceko dan Indonesia serta tukar menukar pengalaman dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Selain business to business meeting dilakukan juga expert meeting dimana berbagai hasil penelitian yang dihasilkan Ceko berkaitan dengan pengelolaan air dan adaptasi perubahan iklim akan menjadi materi pertemuan bilateral antar kedua negara. Berbagai  model dan investasi untuk menghadapi banjir dan kekeringan, penyelesaian masalah sungai lintas batas, penurunan muka tanah dan kebijakan Payment for Environmental Services (PES) atau Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) menjadi isu utama dalam pembahasan.

Pemerintah Ceko telah berhasil membentuk  Kelembagaan Pendanaan Lingkungan atau The State Environmental Fund sejak 1991. Badan ini mengatur subsidi, pinjaman dan dana pemulihan lingkungan. Dana dikumpulkan dari Payment for Environmental Services dan retribusi berkaitan dengan pencemaran air dan udara. Model ini dirasakan sangat bermanfaat dalam menanggulangi permasalahan lingkungan yang kian kompleks. Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA menyatakan “Indonesia memiliki regulasi instrumen ekonomi yang akan dimasukkan dalam mekanisme pendanaan lingkungan. Kami menetapkan biaya air limbah, program pinjaman lunak lingkungan dan biaya reklamasi untuk industri pertambangan. Namun, belum dalam suatu lembaga yang mengelola semua dana. Pengalaman pemerintah Ceko dalam mendirikan kelembagaan pendanaan lingkungan mengilhami kami untuk mengelola isu-isu darurat lingkungan seperti tumpahan minyak, pemulihan limbah berbahaya, pinjaman lunak investasi lingkungan.“

Pada kesempatan ini, Menteri Lingkungan Hidup RI bersama Menteri Lingkungan Hidup Ceko dan rombongan menyusuri Kali Ciliwung mulai dari Cawang sampai dengan Pintu Air Manggarai.  Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA lebih lanjut menyatakan “Indonesia memiliki 13 sungai besar yang menjadi prioritas nasional. Kami terus berusaha untuk meningkatkan pengelolaan kualitas dan kuantitas sungai. Instrumen pembayaran jasa lingkungan telah dapat diterapkan di perairan internasional, Indonesia ingin mengembangkan ke dalam sungai-sungai kita. Oleh karena itu, kita perlu ahli untuk membantu kita untuk menerapkannya.”

Pengalaman Ceko dalam Payment for Environmental Services (PES) diharapkan dapat menjadi acuan model penanganan persoalan lingkungan lintas batas, seperti misalnya penanganan banjir di DKI Jakarta, melalui kerjasama pola Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) dengan Pemerintah Daerah di sekitarnya. Secara umum, Indonesia telah menghadapi tekanan luar biasa dalam mengelola permasalahan lingkungan hidup. Untuk memecahkan persoalan lingkungan yang semakin kompleks dan dinamis, tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kerjasama dengan pihak lain baik mitra nasional dan internasional seperti dengan pemerintah dan dunia usaha Republik Ceko sangat diperlukan. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita melalui berbagi sumber daya.

Sebagai negara kepulauan dengan sekitar 17.000 pulau, Indonesia sangat rentan terhadap perubahan iklim. Indonesia harus dapat beradaptasi dengan peristiwa ekstrim seperti banjir atau kekeringan. Situasi-situasi ini harus dikelola oleh mengamankan pasokan air minum dan ketersediaan lahan untuk rakyat Indonesia. Kemungkinan, Indonesia dapat kehilangan beberapa pulau akibat kenaikan permukaan air laut. Pada kesempatan pertemuan bilateral, para ahli dari Republik Ceko menyampaikan pengalamannya dalam mengatasi isu-isu ekstrim ini.

Sebagai rangkaian dari lawatannya ke Indonesia, rombongan Menteri Lingkungan Hidup Ceko juga akan bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum, Gubernur Sumatera Utara, Wagub Jakarta, Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Jawa Barat untuk tukar menukar pengalaman mengenai pengelolaan lingkungan hidup khususnya pengelolaan air.

Untuk Informasi lebih lanjut:
Ir. Hermien Roosita MM,
Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup,
Telepon/fax. 021-8580104,
email: humaslh@gmail.com