KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Hal ini dipandang penting, karena seiring dengan kemajuan teknologi, tingkat ancaman rqacun dari limbah industri juga meningkat. Tidak hanya pada tingkat kerusakan yang ditimbulkannya tapi juga kualitasnya. Menghadapi hal itu, negara-negara industri maju kini semakin memperketat pola pengelolaan industri. Tidak hanya menerapkan sejumlah larangan, tapi juga sanksi berat bagi yang melanggarnya. Karena itu, wajar bila para pelaku industri di negara maju mencari lokasi pembuangan limbah di negara-negara berkembang.

Pertemuan ini dihadiri seribu lebih peserta yang terdiri dari utusan 179 negara, para partisipan dari berbagai NGO (Non Govermental Organisation), serta badan-badan dunia yang berhubungan dengan pengelolaan limbah serta lingkungan hidup. Agenda utama yang dibahas adalah pengaturan perpindahan limbah lintas negara, terutama kategori “hazardous waste