KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta (3/7) – Aktivasi kegiatan Diet Kantong Plastik dalam rangka Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia merupakan gerakan kampanye publikasi peduli lingkungan nasional yang diinisiasi bersama antara Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) guna mengajak masyarakat agar bijak dalam pemakaian kantong plastik. Memulai langkah di Kota Bandung pada tahun 2010 dan sudah menjadi gerakan yang lebih besar se-Indonesia di tahun 2013. Gerakan ini mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih bijaksana dalam menggunakan kantong plastik karena melihat dampak berbahaya yang diakibatkan dari kantong plastik.

Kementerian Lingkungan Hidup RI dan GIDKP dan mengajak peran serta setiap masyarakat di Indonesia untuk melakukan gerakan, aksi, atau aktivitas yang berkaitan dengan upaya pengurangan kantong plastik. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat dimulai pada diri sendiri, keluarga, orang-orang sekitar lingkungan sekolah, kampus, organisasi, kantor, komunitas, maupun media massa.

“Kita mencoba untuk membombardir gerakan ini dan mengajak ke seluruh jaringan komunitas GIDKP agar membuat aksi di Hari Tanpa Plastik Sedunia”, ujar M. Bijaksana Junerosano selaku Koordinator Umum Working Group GIDKP.

Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI yang memiliki program sejalan dengan GIDKP dalam hal penerapan EPR (Extended Producers Responsibility) yang akan segera diresmikan peraturannya. Salah satu aspek yang diperhatikan adalah kantong plastik. Untuk warga yang mendokumentasikan aksi mereka di Twitter @idDKP, Kementerian Lingkungan Hidup RI akan memberikan apresiasi berupa piagam dan GIDKP akan memberikan apresiasi berupa tas pakai ulang dari Tas BaGoes.

Beberapa gerakan yang dilakukan di Indonesia dalam rangka Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia, yaitu terdapat di Jakarta, Semarang, Surabaya dan Denpasar. Untuk di Jakarta, GIDKP bekerja sama dengan SiDalang (Kreasi Daur Ulang) dan Radio Trax FM Jakarta mengadakan DIY workshop, seperti membuat t-shirt bag ke sebuah rumah singgah di kawasan Pasar Minggu. Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang mengadakan aksi menjumpai orang-orang sambil memungut sampah di area publik.

Komunitas Nol Sampah Surabaya mengadakan kegiatan rampok kresek di area umum. Kegiatan menarik lainnya ialah di Kota Denpasar, Bali. Kota ini mengadakan penyuluhan di Tabanan Tibu Biyu yang bertujuan untuk mencoba untuk melarang kantong plastik di desa-desa sekitar Denpasar untuk mencari alternatif yang baik selain menggunakan plastik.

Aktivasi aksi Diet Kantong Plastik diharapkan dapat memberi pemahaman dan kesadaran pada masyarakat di momentum Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia bahwa kantong plastik adalah ancaman bagi lingkungan. Penyebaran informasi maupun edukasi yang meluas akan semakin menjaring kekuatan pada Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik yang memiliki tujuan akhir menciptakan masyarakat Indonesia yang berperilaku ramah lingkungan dengan berbelanja tanpa menggunakan kantong plastik.

Live with what you need, plastic bags are not one of it”, ujar Nadine Zamira, Duta Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, melalui akun Twitternya.

Lampiran : Poster Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (jpg)

Kontak Media:
Asisten Deputi Komunikasi Lingkungan-KLH
t.021-8517184 I f. 021-8517184 I www.menlh.go.id
Rahyang Nusantara (Koordinator Harian GIDKP)
t. 08122096791 | e. rahyang@dietkantongplastik.info
Tiza Mafira (Juru Bicara GIDKP)
t. 0811933609 | e. tiza.mafira@gmail.com