KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 29 Juli 2013. Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA, hadir sebagai narasumber dalam Pertemuan The United Nations Economic and Social Council (ECOSOC) “General Segment”, Sesi ”Sustainable Consumption and Production” (SCP) di Jenewa-Swiss pada 19 Juli 2013. Dalam pertemuan tersebut, United Nation on Environmental Programme (UNEP) lembaga PBB mengenai Lingkungan Hidup memberikan apresiasi kepada Indonesia atas peluncuran Kerangka 10 Tahun (10Y) SCP Indonesia pada 5 Juni 2013. Dalam pertemuan di Jenewa tersebut, hadir beberapa narasumber dari UNEP dan UNDESA, serta negara wakil UN Regional dari Asia Pasifik, Amerika Latin, Eropa, dan Afrika yang diundang untuk menyampaikan informasi tentang perkembangan penerapan SCP.

Indonesia telah terpilih sebagai salah satu dari 10 (sepuluh) anggota UN SCP Board yang berperan memberikan arahan terhadap penerapan 10YFP SCP pada tingkat internasional, dengan fasilitasi oleh UNEP selaku Sekretariat 10YFP SCP. Peran di SCP Board tersebut akan dilaksanakan oleh Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas, Kementerian Lingkungan Hidup. Indonesia juga akan memimpin ASEAN Forum on SCP termasuk program kerjasama ASEAN+3 (Jepang, China, Korea) serta berperan aktif dalam forum multi-stakeholders The Asia Pacific Roundtable on SCP. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Luar Negeri terus mengkaji potensi kontribusi Indonesia terhadap SCP Trust Fund.

Implementasi SCP akan memberikan multi manfaat penting, yaitu:
(i) perubahan pola konsumsi masyarakat yang efisien dan ramah lingkungan
(ii) pencegahan pencemaran dan perusakan lingkungan, serta
(iii) tumbuhnya kapasitas industri produk dan jasa yang ramah lingkungan.

Peluncuran Kerangka Kerja 10 Tahun Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan di Indonesia merupakan prakarsa di tingkat nasional yang pertama di dunia setelah Konferensi Rio+20, dan Resolusi PBB bulan Juli dan Desember 2012. Dengan pelaksanaan kerangka kerja tersebut, Indonesia siap berperan aktif dalam kerjasama internasional dengan UNEP dan berbagai pihak untuk penerapan Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan.

Penerapan SCP oleh Indonesia dilaksanakan bersama-sama dengan berbagai instansi terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum, kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Lembaga kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Program yang diangkat antara lain Program Quick Win yang mencakup Green Building, Green Public Procurement, Green Industry, serta Green Tourism. Sedangkan peluncuran program Sustainable Public Procurement (SPP) dan Consumer Information akan dilakukan pada akhir 2013.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Dr. Henry Bastaman, MES,
Deputi Bidang Pembinaan Sarana
Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas KLH,
telp/fax: 021-85904931,
email: humaslh@gmail.com web: www.menlh.go.id / www.unep.org/10yfp/