INFORMASI PENGHARGAAN LINGKUNGAN HIDUP 2008

KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP Kalpataru 2008 Penghargaan KALPATARU diberikan pada seseorang atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsihnya di dalam memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup. Sejak tahun 1980-2007, KALPATARU telah diberikan kepada 240 orang/kelompok yang terdiri dari 4 kategori, yaitu Perintis Lingkungan (69), Pengabdi Lingkungan (60), Penyelamat Lingkungan (75), dan Pembina Lingkungan [...]

30 May 2008 13:53 WIB
garuda.gif


KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP

Kalpataru 2008

Penghargaan KALPATARU diberikan pada seseorang atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsihnya di dalam memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup. Sejak tahun 1980-2007, KALPATARU telah diberikan kepada 240 orang/kelompok yang terdiri dari 4 kategori, yaitu Perintis Lingkungan (69), Pengabdi Lingkungan (60), Penyelamat Lingkungan (75), dan Pembina Lingkungan (36).

Untuk tahun 2008 telah terjaring 166 calon penerima Kalpataru tahun 2007, masing-masing terdiri dari kategori Perintis Lingkungan sebanyak 57 orang, Pengabdi Lingkungan sebanyak 34 orang, Penyelamat Lingkungan sebanyak 39 kelompok, dan Pembina Lingkungan sebanyak 36 orang.

Sesuai hasil Sidang Dewan Pertimbangan Kalpataru tanggal  25 April 2008 diputuskan 20 nominasi calon penerima penghargaan Kalpa¬taru tahun 2008, terdiri dari 6 orang kategori Perintis Lingkungan, 5 orang Pengabdi Ling¬kungan, 4 kelompok Penyelamat Ling¬kungan dan 5 orang Pembina Ling¬kungan.

Para nominasi calon penerima peng¬hargaan Kalpataru tersebut diteliti prestasinya melalui penin¬jauan lapangan, serta melalui Sidang Kedua Dewan Pertimbangan Kal¬pataru.  Melalui Sidang Kedua Dewan Pertimbangan Kalpataru, 23 Mei 2008 yang dipimpin Oleh Prof. Dr. Didin Sastrapradja diputuskan 12 orang atau kelompok penerima Kalpataru tahun 2008,  masing-masing: 5 orang sebagai Perintis Lingkungan, 3 orang sebagai Pe¬ngabdi Lingkungan, 3 kelompok sebagai Penyelamat Ling¬kungan,  dan 1  orang sebagai Pembina Ling¬kungan. Trophy Kalpataru akan diberikan oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Merdeka tanggal 5 Juni 2008.

Penghargaan Adipura

Jumlah kota peserta ADIPURA meningkat dibandingkan tahun 2007 yang berjumlah 360 Jumlah kabupaten/kota dan tahun 2008 sebanyak 375 kabupaten kota. 
 
Penilaian untuk mendapatkan Anugerah Adipura tahun 2008 (Passing grade ADIPURA 2008) menjadi lebih ketat dibandingkan tahun 2007. Penetapan passing grade tahun 2008 lebih ketat seiring dengan meningkatnya kinerja pengelolaan lingkungan perkotaan antara lain mengenai pengelolaan kebersihan dan ruang terbuka hijau (keteduhan dan penghijauan). Anugerah Adipura akan diberikan oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Merdeka tanggal 5 Juni 2008.

Trend kota bersih semakin meningkat.  Dari hasil evaluasi ADIPURA 2008, kota yang menunjukan kinerja pengelolaan kebersihan dan keteduhan jumlahnya semakin meningkat.  Hal ini tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak, baik swasta maupun masyarakat.

Selain Anugerah ADIPURA dan Piagam ADIPURA, Kementerian Lingkungan Hidup juga memberikan penghargaan untuk pengelolaan sarana dan prasarana terbaik yaitu Taman terbaik dan Pasar terbaik serta  penghargaan Rasio Hutan Kota. Rasio hutan kota merupakan pengargaan baru dalam ADIPURA.  Penghargaan untuk Rasio Hutan Kota 2008, diberikan kepada kota yang memiliki luas hutan kota minimal 10 % dari luas wilayah perkotaan (sesuai dengan yang ditetapkan dalam PP Nomor 63 tahun 2002).  Hal ini untuk mendorong kabupaten/kota agar memberi perhatian dan meningkatkan kawasan hutan kota sesuai dengan yang diamanatkan dalam PP Nomor 63 tahun 2002 tersebut. Penghargaan Adipura tersebut akan diberikan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup pada tanggal 5 Juni 2008.

Status Lingkungan Hidup Daerah 2008

Sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada publik, beberapa Pemerintah Daerah baik tingkat Propinsi/Kabupaten/Kota telah menyusun laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD). Jumlah pengiriman laporan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, dimana sebelumnya hanya berjumlah 84 laporan yang terdiri dari 17 propinsi, 50 kabupaten dan 20 kota.

Pada tahun 2008 tercatat sebanyak 257 buah laporan SLHD 2007 meliputi 17 propinsi, 55 kota dan 185 kabupaten yang diterima sampai dengan bulan Mei 2008. Dari sejumlah laporan tersebut ditetapkan 11 daerah, yang terdiri dari 2 (dua) propinsi, 3 (tiga) kabupaten dan 6 (enam) kota yang memperoleh penilaian terbaik  dan akan menerima sertifikat penghargaan dari Menteri Negara LH. Selain itu penghargaan juga diberikan kepada 7 daerah (3 propinsi, 2 kabupaten dan 2 kota) yang setiap tahun mengirimkan laporan SLHD selama enam tahun berturut-turut (2002-2006). Sertifikat penghargaan akan diberikan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup pada tanggal 5 Juni 2008.

Program Adiwiyata

Kementerian Negara Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional dalam Pendidikan Lingkungan Hidup tertuang dalam Kesepakatan Bersama Nomor: Kep 07/MENLH/06/2005 dan Nomor: 05/VI/KB/2005. Sebagai langkah nyata dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut di jalur pendidikan formal,  Kementerian Negara Lingkungan Hidup sejak tahun 2006 telah mencanangkan Program Adiwiyata (Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan).

Program Adiwiyata ini, sekolah harus memenuhi beberapa indikator yaitu: (1) pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan; (2) pengembangan kurikulum berbasis lingkungan; (3) pengembangan kegiatan berbasis partisipatif; (4) pengembangan dan atau pengelolaan sarana pendukung sekolah. 

Tahun 2006 telah ditetapkan sebanyak 10 (sepuluh) sekolah sebagai sekolah model Adiwiyata dari sekolah di Pulau Jawa. Tahun 2007, Pogram Adiwiyata dilaksanakan secara Nasional dan diikuti oleh 17 (tujuh belas) provinsi dengan total peserta 146 sekolah. Tahun 2007 diberikan Trophy Adiwiyata kepada 10 sekolah model dan terseleksi 30 sekolah yang masuk pada kategori “Calon Model Sekolah Adiwiyata tahun 2007

Sex izle Film izle Hd Film izle Seo Danışmanı