KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

greged.jpgBekerjasama dengan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat,  Kementerian Negara  Lingkungan Hidup (KLH) melalui Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melakukan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (Tradisional dan Adat) di daerah sekitar bekas kegiatan Penambangan Galian Golongan C.

Kegiatan ini dilakukan karena kondisi lingkungan di lokasi bekas penambangan yang sangat memprihatinkan dan adanya kesadaran serta kepedulian masyarakat di sekitar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi keberlanjutan hidupnya dan generasi mendatang, melalui inisiatif lokalnya berupa gagasan untuk merehabilitasi lahan kritis bekas kegiatan penambangan galian golongan C. Melalui kegiatan pengkaderan LH  diharapkan inisiatif lokal masyarakat untuk merehabilitasi lahan kritis di daerah bekas kegiatan penambangan galian golongan C dapat terlaksana secara swadaya.

Sehubungan dengan itu, pada tanggal 11 September 2007 KLH mengukuhkan 143 orang masyarakat Kecamatan Greged menjadi kader pedesaan peduli LH dan sekaligus mengukuhkan Forum Komunikasi Kader Pedesaan Peduli LH Kecamatan Greged. Melalui kader LH diharapkan peran aktif masyarakat dapat ditingkatkan dan keswadayaan masyarakat dalam upaya merealisasikan inisiatif lokalnya dapat diwujudkan melalui kegiatan aksi nyata. Melalui forum komunikasi kader LH diharapkan terbangunnya kerjasama antar kader LH, masyarakat dan dinas setempat/terkait dalam merealisasikan inisiatif lokalnya untuk merehabilitasi lahan bekas kegiatan penambangan galian golongan C.

Selain pengukuhan kader LH dan forum komunikasi kader LH, Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan bersama pemda setempat dan DPKLTS, juga melakukan kegiatan aksi penanaman pohon secara simbolis di daerah sekitar bekas kegiatan penambangan galian golongan C. KLH juga memberikan bantuan bibit pohon stimulan kepada masyarakat sebanyak 450 pohon jenis tanaman kehutanan dan buah-buahan untuk ditanam di daerah sekitar bekas kegiatan penambangan galian golongan C.

Selain memberikan bibit pohon, tahapan kegiatan pemberdayaan masyarakat selanjutnya adalah pembuatan percontohan (demplot) pembibitan tanaman kehutanan dan MPTS berbasis swadaya masyarakat. Jenis tanaman yang dibibitkan adalah mahoni, jati, mangga dan durian pada areal seluas 0,5 ha yang diharapkan setelah 6 (enam) bulan dapat menghasilkan 20.000 bibit pohon berkualitas yang nantinya akan ditanam di daerah sekitar bekas kegiatan penambangan galian golongan C secara swadaya, sebagai langkah awal dalam upaya rehabilitasi lahan kritis sekitar bekas lokasi kegiatan penambangan galian golongan C, khususnya pada lahan-lahan kritis milik masyarakat.

Sumber:
Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan, KLH
Telp. 021-8520392