KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

batam.jpgBertempat  di Sari Jaya Hotel Nagoya Batam, pada tanggal 5 Juli 2007, diadakan pembekalan lingkungan bagi masyarakat perkotaan Batam yang sekaligus dikukuhkan sebagai kader lingkungan perkotaan Kota Batam.  

Peserta yang dikukuhkan adalah masyarakat yang menaruh minat terhadap pelestarian lingkungan sebanyak 60 orang yang berasal dari 12 kecamatan yang ada di kota Batam, terdiri dari tokoh agama, LSM, karang taruna, Ibu-ibu dan Bapak-bapak dari permukiman.

Pengukuhan kader dilakukan oleh Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan mewakili Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, disertai oleh Kepala Dinas Kesehatan mewakili Waikota dan Kepala Bapedalda Kota Batam.

Dalam kegiatan ini selain pembekalan lingkungan untuk menambah wawasan, juga diberikan pelatihan pengelolaan sampah atau limbah dengan teknologi EM sehingga menjadi pupuk bokashi dan ekstrak sampah rumah tangga yang multifungsi dan memiliki nilai jual. Dan lebih daripada itu adalah ramah lingkungan baik untuk pertanian, ternak maupun rumah tangga.

Walikota dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat tepat untuk diimplementasikan di Batam. Karena pertumbuhan ekonomi yang dicapai, dibarengi pula berbagai permasalahan di bidang kependudukan, tingginya arus migrasi sedangkan ketersediaan perumahan terbatas, sehingga jalan pintasnya adalah mendirikan rumah-rumah liar yang tidak memperdulikan kualitas lingkungan. Meningkatnya arus transportasi serta sektor industri yang dominan telah juga menciptakan limbah padat, cair dan pencemaran udara.

Keberhasilan memperoleh penghargaan Adipura tahun 2007 ini, menandakan partisipasi masyarakat sudah mulai timbul walaupun peran pemerintah masih dominan. Dengan adanya pelatihan dan pengukuhan kader yang dilakukan pada tanggal 5 Juli ini, diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk lebih meningkatkan aktivitasnya terutama di lingkungan masing-masing dan tentu saja  memperluas jaringan kader yang ada di kota Batam.

Instruktur pelatihan mengatakan, apabila ke 60 kader ini mampu dengan tekun mengimplementasikan pengelolaan sampah yang berbasis ekonomi ini, diharapkan perlahan-lahan kota Batam akan lebih berhasil dalam pengelolaan lingkungannya. Tentu saja yang 60 orang ini akan bertambah banyak lagi melalui pembagian ilmu dan keterampilannya kepada yang lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat dibantu Bapedalda Kota Batam.

Sumber :
Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
Tlp./Fax : 021-85911211.