KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

photo MenLH di Riau 1Selama kurang lebih 4,5 jam berkeliling dengan helikopter di atas lokasi-lokasi kebakaran hutan di Provinsi Riau, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar berkeliling ke area kebakaran hutan di Riau, Selasa (18/11). Ia berkeliling bersama Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Suhardi Alius, Deputi Penegakan Hukum Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Mas Achmad Santosa, serta Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsya Djuliandi. Ibu Siti Nurbaya mampir ke sejumlah lokasi, antara lain Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepala Desa Sungai Tohor Effendi dan sejumlah warga desa melaporkan masuknya perusahaan hutan tanaman industri. ”Jika mereka masuk, ada kanalisasi yang membuat kering lahan gambut. Nanti kebun sagu kami kering, mati, dan kami akan kehilangan penghasilan,” ujarnya.
”Dari temuan ini, kami akan mengidentifikasi soal kebakaran hutan dan segera lapor kepada Presiden,” kata Siti Nurbaya.
Menurut MenLHK, pihaknya kini tengah mengkaji beberapa laporan mengenai perizinan kehutanan yang sudah terlanjur terbit namun bermasalah, dan ada konsesi perusahaan yang ditelantarkan oleh pemegang izin. Beliau menyadari hal tersebut bisa memicu terjadinya kebakaran lahan serta perambahan hutan disertai pembalakan liaKebakaran Hutan Riau – Temuan Jadi Bahan Laporan ke Presidenr. Hal tersebut di sampaikan pada pertemuan di Riau, yang didampingi oleh Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,Arif Yuwono.

Menteri juga mengatakan pemerintah mulai tegas dan konsisten menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Pasalnya, insiden kabut asap yang setiap tahun melanda Riau telah mengakibatkan kerugian yang besar.
“Selama ini ternyata masyarakat menilai langkah pemerintah dalam penanganan masih setengah-setengah, makanya pemerintah perlu lebih tegas dalam menyelesaikannya,” katanya.

sumber : Kompas dan MI