KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 19 Februari 2004 – Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup saat ini masih rendah. Berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan terjadi akibat ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

Pendidikan lingkungan hidup, baik formal, non formal maupun informal, sebagai media penyadaran masyarakat tanpaknya juga belum dikelola dengan baik. Melihat kondisi lingkungan Indonesia yang sudah memprihatinkan, diperlukan komitmen bersama terhadap pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup.

Sebagai upaya merumuskan langkah-langkah di bidang pendidikan lingkungan hidup yang dikeluarkan nantinya dapat digunakan sebagai landasan dan acuan oleh para pelaku pendidikan lingkungan hidup dalam penyelengaraan pendidikan lingkungan hidup di Indonesia. Konsep Kebijakan Pendidikan Lingkungan Hidup, baik dari unsur pemerintah, dunia usaha dan LSM.

Peserta konfrensi Pendidikan Lingkungan Hidup berasal dari seluruh stakeholder pendidikan lingkungan hidup, yaitu: Pemerintah yang meliputi Depdiknas, Depdagri, Departemen Agama, Bappenas, Dept. Kimpraswil, Dept. Kelautan dan Perikanan, Dept. Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, sejumlah Perguruan Tinggi/Pusat Studi Lingkungan dan Dinas Pendidikan Nasional di daerah serta beberapa anggota DPRD; Swasta (Dunia Usaha); LSM; Asosiasi Pendidikan Lingkungan; Pramuka; karang Taruna dan beberapa organisasi politik.

Untuk Informasi lebih lanjut:
Dra. Siti Aini Hanum, MA
Asisten Deputi Urusan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan LH
Telp/FAX: 021 – 85907085
Email: aini@menlh.go.id