KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN KAWASAN HULU DAN HILIR DALAM RENTANG WAKTU OKTOBER-DESEMBER 2006

KAWASAN HULU

Pada tanggal 4 Oktober 2006, di wilayah Propinsi Jawa Barat kegiatan pemberdayaan masyarakat  melalui Pengembangan Kapasitas Individu dan Kelompok Masyarakat, dilakukan dengan pengkaderan lingkungan individu dan kelompok dengan penekanan peningkatan pemahaman masyarakat tentang lingkungan yang baik dan sehat. Bertempat di Desa Paniis, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan, pada kegiatan tersebut mengukuhkan kader lingkungan individu sebanyak 50 orang dan stimulasi kegiatan penanaman pohon. Kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Majalengka pada tanggal 14 Nopember 2006 dengan pola dan bentuk yang sama. Kader-kader lingkungan pada Kabupaten Majalengka berasal dari Desa Rajagaluh, Desa Payung dan Argalingga.

hh_01_jabar.jpgPada tanggal 15 Nopember 2006, bertempat di Desa Situ Patok, Kabupaten Cirebon dilakukan gerakan masyarakat dalam pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman 5.000 pohon multi fungsi. Kegiatan yang bertujuan membangun inisiatif lokal dan peranserta masyarakat dilakukan bersama 150 kader lingkungan yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam (MAHAPEKA) STAIN Cirebon dan masyarakat.

Tahapan fasilitasi pemberdayaan masyarakat pedesaanhh_02_jatim.jpg kawasan hulu juga di lakukan di Propinsi Jawa Timur. Pada tanggal 4 Desember 2006, bekerjasama dengan  Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan serta P.T. Kimia Farma Indonesia, dilakukan demplot budidaya jarak kepyar. Kegiatan yang merupakan komitmen sebelumnya KNLH dan Bupati Pacitan sekaligus implementasi tindak lanjut pengkaderan lingkungan yang diselenggarakan pada tanggal 31 Maret 2006. Target pencapaian kegiatan demplot ini adalah pengurangan lahan kritis agar dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin, di samping peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan 50 orang yang berasal dari Desa Hadiluwih dan Hadiwarno.

hh_03_jogya.jpgDi Propinsi D.I.Yogyakarta, pada tanggal 5 Desember 2006 juga dilakukan fasilitasi demplot budidaya jarak kepyar. Bertempat di Pendopo Hutan Wanagama, kegiatan dilakukan bersama Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (KAPEDAL) dan BAPPEDA Kabupaten Gunung Kidul, BAPEDALDA Propinsi, Dinas Kehutanan Propinsi, P.T. Kimia Farma Indonesia serta LSM Lestari Indonesia, sebagai tindak lanjut dari kegiatan pemberdayaan masyarakat dan komitmen sebelumnya pada tanggal 24 Mei 2006,   sekaligus merupakan sosialisasi Program Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat bersama Bupati, para Camat dan juga dinas terkait Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan ini diikuti oleh 38 orang peserta yang mewakili kelompok tani dari 11 kecamatan, bertujuan melakukan pemanfaatan lahan kritis semaksimal mungkin agar menjadi lahan produktif, khususnya lahan-lahan pada kawasan kars di samping upaya konservasi pada ekosistem tersebut.

Tahapan fasilitasi kegiatan pemberdayaan masyarakathh_04_lampung.jpg untuk kawasan pertanian di Propinsi Lampung dilakukan di Desa Balairejo, Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah pada tanggal 28 Nopember 2006.  Kegiatan yang merupakan upaya penguatan kader sebanyak 125 orang yang tergabung dalam paguyuban petani “Lestari Makmur