KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Cuaca panas namun asri dengan pohon mangrove dipinggiran kali yang bersih dari sampah sepanjang 2 (dua) kilometer, merupakan hasil kerja nyata yang dilakukan oleh masyarakat sebagai wujud kepedulian masyarakat pesisir saat memasuki lokasi Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, namun jelang tengah hari air laut pun (rob) mulai membasahi jalan dan perkampungan nelayan setempat. Begitulah gambaran sekilas kondisi Desa Surodadi pada hari Sabtu tanggal 30 April 2005, pada saat Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pesisir (FKMPP) Jawa Tengah bersama Kelompok Tani Petambak Karya Makmur Kabupaten Demak mengadakan kegiatan pertemuan rutin 4 (empat) bulan sekali secara swadaya masyarakat.

Forum masyarakat (FKMPP) ini adalah salah satu kelompok wilayah (cluster) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pesisir yang dilakukan Deputi III KMNLH (Asdep 3/III) bekerjasama dengan MIL-UNDIP yang dibentuk pada Tahun 2002, meliputi Kabupaten/Kota : Batang, Kendal, Semarang, Demak, Pati dan Jepara, dan selama kurun waktu 3 (tiga) tahun ini terus dilakukan pembinaan.

Kegiatan rutin tiap kuartal ini dilakukan sebagai wahana monitoring dan evaluasi kader sekaligus wujud inisiatif lokal dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan yang baik dan sehat di wilayah pesisir dan dihadiri lebih dari 150 orang . Dalam arahannya Deputi III KMNLH menyampaikan penghargaan atas semangat swadaya yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri, dan akan tetap selalu berperan, dan tumbuhnya kesadaran dalam upaya meningkatkan perbaikan lingkungan khususnya di wilayah pesisir. Selanjutnya, Ketua FKMPP memberikan komitmennya akan selalu berupaya meningkatkan keanggotaan menjadi 200 orang kader peduli lingkungan yang lebih menitik beratkan pada peningkatan kualitas pada kegiatan tahun 2005 ini. Mereka akan melakukan penanaman mangrove seluas 80 ha di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Kendal sebagai wujud kepedulian mereka dalam upaya perbaikan lingkungan di wilayah pesisir.

Selesai acara pertemuan dilanjutkan pencanangan penanaman pohon multi fungsi oleh Ir. Arie DD. Djoekardi Deputi III KMNLH, Prof.DR.Sudarto P. Hadi MES Ketua MIL-UNDIP, dan wakil-wakil dari sektor daerah Kabupaten Demak dan Provinsi Jawa Tengah terkait serta kelanjutannya akan diteruskan dengan menanam 10.000 pohon mangrove pada lahan seluas 5 (lima) ha di areal tambak oleh masyarakat Surodadi. Untuk melihat secara dekat tingkat kerusakan, hasil tanam, dan rencana penanaman mangrove yang akan datang oleh masyarakat pesisir di sekitar sungai dan pantai maka seluruh peserta menaiki beberapa perahu beriringan menyusuri sungai dan pantai Desa Surodadi sepanjang 10 (sepuluh) km.

Selanjutnya, disepakati acara pertemuan catur wulan berikutnya akan dilaksanakan di Kota Semarang.

Informasi Lebih Lanjut :
Asisten Deputi Urusan masyarakat Pesisir dan Laut
Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat
Telp. (021) 85900225