KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Tentang, Penunjukan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) untuk Pelaksanaan Uji
Kompetensi dan Sertifikasi Kompetensi Auditor Lingkungan Hidup

Sesuai amanah Undang-Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menerbitkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2010 tentang Audit Lingkungan Hidup pada bulan Agustus 2010.

Sebagai salah satu implementasi PERMENLH No.17 tahun 2010, pada bulan Agustus —Desember 2010 KLH telah melakukan proses seleksi Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) yang akan menjalankan fungsi penilaian kompetensi dan sertifikasi bagi personil Auditor Lingkungan Hidup. Terdapat 4 (empat) calon LSK yang mengajukan diri yaitu : Yayasan Semangat Bersemi, Ikatan Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO), Lembaga Sertifikasi TUV Rheinland dan Lembaga Sertifikasi LRQA Indonesia. Forum pemangku kepentingan untuk menanggapi kesiapan rencana kerja calon LSK telah diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2010 di Bogor.

Dalam KEPMENLH Nomor 308 Tahun 2010 tertanggal 28 Desember 2010, Menteri Negara Lingkungan Hidup menetapkan penunjukan Ikatan Nasional Tenaga Ahli Indonesia (INTAKINDO) sebagai lembaga yang melaksanakan uji kompetensi dan sertifikasi bagi personil Auditor Lingkungan Hidup untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun sampai dengan 31 Desember 2013. Penunjukan INTAKINDO sebagai LSK Auditor Lingkungan Hidup didasarkan pada pemenuhan persyaratan dan kesiapan (utamanya kesiapan manajemen berdasarkan sistem mutu operasional sertifikasi) lembaga tersebut untuk menjalankan peran sebagai LSK.

Tugas dan kewenangan yang diberikan oleh MENLH kepada LSK adalah:

Tugas:
a.    menyiapkan penguji/penilai;
b.    menyelenggarakan uji kompetensi;
c.    melakukan penilaian terhadap hasil uji kompetensi;
d.    menyediakan layanan informasi publik tentang pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi, termasuk basis data Auditor Lingkungan Hidup yang bersertifikat kompetensi;
e.    melakukan pengawasan terhadap Auditor Lingkungan Hidup pemegang sertifikat kompetensi;
f.    melakukan penanganan pengaduan; dan
g.    melakukan evaluasi internal terhadap pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi.
Kewenangan:
a.    menetapkan materi uji kompetensi;
b.    menetapkan biaya uji kompetensi dengan persetujuan MENLH;
c.    menetapkan sistem penilaian terhadap hasil uji kompetensi dengan persetujuan Menteri;
d.    menetapkan persyaratan kelayakan bagi tempat uji kompetensi;
e.    menetapkan tempat uji kompetensi;
f.    menerbitkan sertifikat kompetensi Auditor Lingkungan Hidup;
g.    menetapkan sistem pengawasan terhadap Auditor Lingkungan Hidup pemegang sertifikat kompetensi;
h.    menetapkan ketentuan tentang kondisi ketidakberlanjutan berlakunya sertifikat kompetensi; dan
i.    membekukan dan mencabut sertifikat kompetensi.

 

LSK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya akan di supervise oleh Deputi MENLH Bidang Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas.

Unduh Peraturan:

  1. Keputusan Menteri Negara Lingkungan hidup Nomor 308 Tentang Penunjukan Lembaga Sertifikasi Kopetensi Auditor Lingkungan Hidup
  2. Surat Keputusan Deputi VII Nomor: KEP-09/DEP.VII/LH/12/2010  tentang Pengakuan Penyetaraan Kopetensi Auditor Lingkungan Hidup.

 

 

Kontak:
Asisten Deputi Urusan Standardisasi dan Teknologi
Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Kantor KLH Gd. A Lt. 6, JI. D.I. Panjaitan Kay. 24 Kebon Nanas, Jakarta 13410
Telp/fax    0218584638/ 021 85906167
Email    kompetensi_lingkungan@yahoo.co.id