KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA




Wujud Dari Komitmen Pembangunan Lingkungan yang
Melibatkan Partisipasi Aktif Masyarakat

Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan DPP Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) hari ini mengadakan acara penanaman
pohon di Kawasan Berikat Nusantara, Cakung dan dilanjutkan dengan pencanangan
kader Pekerja Peduli Lingkungan yang akan dilakukan oleh Menteri Negara Lingkungan
Hidup, Nabiel Makarim dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jacob Nuwa
Wea.

Tujuan dari kerjasama ini adalah:
1. Mendorong dan meningkatkan kepedulian masyarakat pekerja (dan lainnya) terhadap
komitmen pelestarian lingkungan yang dimulai dengan kegiatan penanaman pohon
2. Menghijaukan kota sebagai bagian dari usaha mengatasi pencemaran lingkungan
dan mencegah bencana banjir.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi
aspirasi masyarakat pekerja (SPSI) untuk menghijaukan lingkungan Kawasan Berikat
Nusantara (KBN) mengingat KBN merupakan kawasan industri sehingga suasana lingkungan
yang hijau diharapkan mampu mendorong motivasi kerja para pekerjanya untuk lebih
produktif.
Kegiatan ini merupakan cerminan dari peran aktif masyarakat pekerja sebagai
mitra KLH dalam melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan. Ini merupakan
wujud dari komitmen pembangunan lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif
masyarakat.

Pada kegiatan kali ini, sedikitnya 500 lebih masyarakat pekerja
ikut ambil bagian di dalamnya. Sedangkan jumlah pohon yang akan ditanam adalah
250 pohon yang secara simbolis akan dilakukan oleh :
1. Menteri Negara Lingkungan Hidup, Bpk Nabiel Makarim
2. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bpk. Jacob Nuwa Wea
3. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Bpk. M Feisal Tamin
4. Gubernur DKI Jakarta, Bpk. Sutiyoso
5. Walikota Jakarta Utara, Bpk. H.M. Effendi Anas
6. Direktur Utama Kawasan Berikat Nusantara, Bpk. Agus Supryanto
7. Sekjen DPP Konfederasi SPSI, Bpk. Sjukur Sarto

Kegiatan penanaman pohon akan terus dilanjutkan di 4 (empat)
wilayah kota Jakarta dengan bekerjasama dengan stakeholder terkait.

Kegiatan ini dilandasi oleh semakin memprihatinkannya kualitas
lingkungan hidup di wilayah perkotaan dengan kecenderungan yang semakin menurun.
Hal ini ditandai dengan menurunnya kualitas udara akibat polusi dari emisi kendaraan
bermotor dan emisi pabrik, selain juga bencana banjir yang melanda Jakarta akhir-akhir
ini. Keadaan ini merupakan akibat langsung dan tidak langsung dari pendekatan
pembangunan yang masih terfragmentasi pada tingkat kebijakan dan program di
bidang ekonomi, sosial dan lingkungan serta eksploitasi sumber daya alam untuk
pembangunan ekonomi yang tidak menekankan pada manfaat jangka panjang.

Kualitas lingkungan yang semakin menurun tersebut merupakan
cerminan dari kurangnya upaya yang dilakukan dalam pelestarian lingkungan. Komitmen
dan aksi nyata di lapangan dari seluruh kekuatan dalam masyarakat harus dilakukan.
Kerjasama yang serius dari pemerintah, swasta dan masyarakat merupakan kunci
sukses dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan. Pada kerangka kerjasama
itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus mendorong tindakan-tindakan komprehensif
untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Pekerja adalah merupakan ujung tombak dalam pembangunan kualitas
lingkungan hidup. Masyarakat pekerja sehari-hari berhadapan dengan permasalahan
lingkungan baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kerjasama antara KLH
dengan SPSI, silahkan menghubungi:

Dr. Henri Bastaman, MES
Asdep Urusan Masyarakat Perkotaan
Telp. (021) 85911211 dan fax (021) 858 0087

Ngadijanto, SH
Kabid Masyarakat Pekerja
Telp. (021) 85911211 dan fax (021) 858 0087

Kementerian Lingkungan Hidup membuka pintu seluas-luasnya bagi
masyarakat yang memiliki saran dan masukan dalam rangka kontrol masyarakat terhadap
kinerja pemerintah khususnya Kementerian Lingkungan Hidup yang dapat disalurkan
melalui email adu@menlh.go.id atau melalui PO BOX 7777 Jakarta Timur.