KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

JAKARTA-Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menerapkan kajian lingkungan hidup strategis.

“Baru-baru ini saya dari Kalimantan, untuk kerusakan lingkungan pulau Jawa yang terparah, dan Kalimantan yang berikutnya. Saya khawatir, kalau tidak segera  kita tangani, Kalimantan itu nanti tinggal mantan kali,”
ungkap Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di kantornya, Jakarta Timur, kemarin.

Atas dasar kekawatiran tersebut KLH mengangkat tema peringatan hari ringkungan hidup sedunia adalah keanekaragaman hayati, masa depan bumi kita. Tema tersebut dilatarbelakangi adanya pemanfaatan hayati secara berlebihan, yang bisa mengancam tatanan dan fungsi  ekosistem.

KLH telah meratifikasi konvensi keanekaragaman hayati pada 1994 yang memiliki tiga kegiatan utama. Yakni konservasi, pemanfaatan secara lestari, dan pembagian keuntungan yang adil atas pemanfaatan sumber daya genetik.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini, saya tidak menginginkan seremonial semata. Akan tetapi melakukan kampanye lingkungan bersama, pekan lingkungan Indonesia, pembagian bibit, dan kemah hijau nasional IV,” tegasnya (nel)

Sumber:
Indo Pos
selasa, 25 Mei 2010
hal.3